Selasa, 30 Desember 2025 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 204
(Foto: Nurito)
Bank Sampah Melati RW 02 Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, melakukan penimbangan 377 kilogram sampah non organik dari berbagai jenis. Seluruhnya dijual ke pengepul senilai Rp 1.018.700.
"Banyaknya volume sampah rumah tangga setiap hari,"
Pendiri Bank Sampah Melati 02, Siti Zuriyah, mengajak warga melakukan program pilah sampah dari rumah untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
"Pendirian bank sampah dilakukan karena banyaknya volume sampah rumah tangga setiap hari," ujarnya, Selasa (30/12).
Menurutya, warga sangat antusias mendukung program pemerintah melakukan pilah sampah ini.
"Bank Sampah Melati 02 ini kita bentuk pada 21 Desember 2025 lalu di wilayah RT 13 dan 16. Ternyata warga sangat antusias dan mendukung program ini," imbuhnya.
Ketua Bank Sampah Melati 02 Muhammad Arnasim menjelaskan, saat ini anggotanya ada lima orang. Saldo awal pembentukan bank sampah ada Rp 300 ribu dan kini terus bertambah dari hasil penimbangan dan penjualan sampah non organik ke pengepul di Kelurahan Tengah.
"Uang hasil penjualan bank sampah ini digunakan untuk kegiatan sosial dan kerohanian," pungkasnya.