Pendamping Bank Sampah Kelurahan se-Jakarta Diberikan Pelatihan

Selasa, 21 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1113

Kegiatan pelatihan bagi pendamping bank sampah kelurahan se-Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi pendamping bank sampah di seluruh kelurahan sebagai langkah mewujudkan target satu RW satu bank sampah aktif di wilayah Jakarta.

"membangun Jakarta yang berkelanjutan,"

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat gerakan pengurangan sampah dari sumbernya, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkular berbasis lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, para pendamping bank sampah akan bekerja intensif selama dua bulan untuk membentuk sekaligus mengaktifkan kembali bank-bank sampah di wilayah masing-masing.

Ia menyampaikan, keberadaan bank sampah menjadi sarana pengelolaan sampah yang efektif karena warga tidak hanya diajak memilah dan mengurangi sampah dari rumah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari hasil pengelolaannya. Ia, Jakarta memiliki potensi besar menjadi kota percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Indonesia.

“Jika seluruh RW memiliki bank sampah aktif dan warga konsisten memilah sampah dari rumah, maka kita tidak hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga membangun Jakarta yang berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (21/10).

Sementara itu, Ketua Bank Sampah Budhi Luhur, Tutik Sri Susilowati menekankan bahwa bank sampah bukan sekadar tempat menimbang atau menjual sampah, tetapi juga wadah kebersamaan warga untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan.

“Bank sampah adalah ruang belajar bagi masyarakat untuk menumbuhkan perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan. Karena itu, sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), Wilda Yanti menjelaskan pentingnya peran pendamping dalam memastikan optimalnya pengelolaan bank sampah di setiap wilayah.

Menurutnya, komunikasi yang baik dengan warga dan edukasi berkelanjutan tentang pentingnya memilah sampah dari rumah merupakan kunci utama keberhasilan program ini.

“Dengan semakin banyak bank sampah yang aktif, warga Jakarta dapat berdaya melalui ekonomi hijau berbasis komunitas, sekaligus membantu mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Edukasi Pilah Sampah Door to Door

Pemprov DKI Bangun Budaya Pilah Sampah Berkelanjutan

Rabu, 15 Oktober 2025 934

Warga memilah sampah botol plastik di bank sampah Bersih Tertata, Kelurahan Rambutan

Bank Sampah Bersih Tertata Tumbuhkan Kesadaran Warga Pilah Sampah

Sabtu, 11 Oktober 2025 1235

Bank Sampah Kenanga II jaksel

Bank Sampah Kenanga II Beri Kontribusi Nyata

Kamis, 18 September 2025 1373

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 912

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1239

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1219

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 943

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1059

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks