Pendamping Bank Sampah Kelurahan se-Jakarta Diberikan Pelatihan

Selasa, 21 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 863

Kegiatan pelatihan bagi pendamping bank sampah kelurahan se-Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi pendamping bank sampah di seluruh kelurahan sebagai langkah mewujudkan target satu RW satu bank sampah aktif di wilayah Jakarta.

"membangun Jakarta yang berkelanjutan,"

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat gerakan pengurangan sampah dari sumbernya, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkular berbasis lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, para pendamping bank sampah akan bekerja intensif selama dua bulan untuk membentuk sekaligus mengaktifkan kembali bank-bank sampah di wilayah masing-masing.

Ia menyampaikan, keberadaan bank sampah menjadi sarana pengelolaan sampah yang efektif karena warga tidak hanya diajak memilah dan mengurangi sampah dari rumah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari hasil pengelolaannya. Ia, Jakarta memiliki potensi besar menjadi kota percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Indonesia.

“Jika seluruh RW memiliki bank sampah aktif dan warga konsisten memilah sampah dari rumah, maka kita tidak hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga membangun Jakarta yang berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (21/10).

Sementara itu, Ketua Bank Sampah Budhi Luhur, Tutik Sri Susilowati menekankan bahwa bank sampah bukan sekadar tempat menimbang atau menjual sampah, tetapi juga wadah kebersamaan warga untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan.

“Bank sampah adalah ruang belajar bagi masyarakat untuk menumbuhkan perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan. Karena itu, sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), Wilda Yanti menjelaskan pentingnya peran pendamping dalam memastikan optimalnya pengelolaan bank sampah di setiap wilayah.

Menurutnya, komunikasi yang baik dengan warga dan edukasi berkelanjutan tentang pentingnya memilah sampah dari rumah merupakan kunci utama keberhasilan program ini.

“Dengan semakin banyak bank sampah yang aktif, warga Jakarta dapat berdaya melalui ekonomi hijau berbasis komunitas, sekaligus membantu mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Edukasi Pilah Sampah Door to Door

Pemprov DKI Bangun Budaya Pilah Sampah Berkelanjutan

Rabu, 15 Oktober 2025 620

Warga memilah sampah botol plastik di bank sampah Bersih Tertata, Kelurahan Rambutan

Bank Sampah Bersih Tertata Tumbuhkan Kesadaran Warga Pilah Sampah

Sabtu, 11 Oktober 2025 966

Bank Sampah Kenanga II jaksel

Bank Sampah Kenanga II Beri Kontribusi Nyata

Kamis, 18 September 2025 1114

BERITA POPULER
Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 973

Paripurna dua raperda otoy

Ini Pandangan Fraksi atas Raperda Sistem Kesehatan dan Perlindungan Perempuan

Senin, 11 Mei 2026 908

PSX 20260511 153207

Raperda Kesehatan Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kelompok Rentan

Senin, 11 Mei 2026 947

Rano KJMU Mahasiswa UHAMKA bilal

Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

Jumat, 08 Mei 2026 1617

IMG 20260512 WA0130

Sosialisasi Pemilahan Sampah Digencarkan di Jaksel

Selasa, 12 Mei 2026 543

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks