Pertengahan September, Jl Sabang Uji Parkir Meter

Kamis, 04 September 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3968

Pertengahan September, kawasan Sabang Dipasang Parkir Meter

(Foto: doc)

Pertengahan September mendatang, Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat, atau yang lebih dikenal dengan Jl Sabang, akan dipasang parkir meter. Sistem baru tersebut akan diuji coba selama satu pekan terlebih dahulu, sebelum benar-benar diterapkan. Tujuan penerapan sistem ini adalah untuk mengurangi jumlah kebocoran pendapatan parkir on street atau parkir di bahu jalan yang tiap tahun jumlahnya cukup besar.

Prospeknya mungkin 1 minggu untuk uji coba di kawasan Sabang, nanti kita akan evaluasi

Kepala Unit Pengelola (UP) Parkir DKI Jakarta, Sunardi Sinaga mengatakan, pihaknya sengaja memilih kawasan Sabang, untuk melihat kebocoran yang terjadi. Pasalnya, di lokasi tersebut dinilai paling rawan kebocoran. "Prospeknya mungkin 1 minggu untuk uji coba di kawasan Sabang, nanti kita akan evaluasi," kata Sunardi, Kamis (3/9).

Dalam masa uji coba selama sepekan, pihaknya akan mendeteksi penyebab kebocoran uang parkir di kawasan tersebut. Apakah karena faktor juru parkir atau jumlah kendaraan yang parkir tersebut membayar tidak sesuai peruntukkan tiket yang diberikan. "Kita akan lihat di mana letak kebocoran yang terjadi," ucapnya.

Menurutnya, uji coba ini akan melibatkan pihak swasta. Setelah uji coba dianggap berhasil, ditargetkan penerapan di beberapa tempat lainnya akan dimulai pada awal tahun depan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015.

Sunardi menuturkan tingkat kebocoran pendapatan parkir on street sebenarnya merata di kelima wilayah DKI. Sebab, belum adanya satu sistem pemungutan parkir di DKI yang saat ini masih dilakukan secara konvensional. Dengan diterapkannya sistem parkir meter di mana tarif parkir dikenakan per jam seperti parkir off street akan lebih meningkatkan pendapatan parkir on street. Lokasi lainnya yang akan dilakukan uji coba penerapan sistem parkir meter adalah di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di Jakarta sesuai dengan Peraturan Gubernur No 64/2011 jumlah satuan ruang parkir (SRP) mencapai 12.550 lokasi. Jumlah tersebut tersebar di 400 titik. Setiap tahunnya dari belasan ribu lokasi hanya menyetor sebanyak Rp 26 miliar. Padahal, jika dimaksimalkan jumlahnya bisa melebihi dari pendapatan tersebut.

BERITA TERKAIT
Dishub DKI Akan Derek Mobil di Parkir Liar

Kendaraan Parkir Liar Disanksi Ganda

Senin, 01 September 2014 5975

ahok_dok.jpg

Ahok Ancam Cabut Izin Pengelola yang Tolak Parkir Meter

Sabtu, 22 Maret 2014 3709

Dishub Akan Terapkan Denda Maksimal Kepada Parkir Liar

DKI Akan Perbaiki Sistem Perparkiran

Selasa, 05 Agustus 2014 3621

parkir_on_street.jpg

DKI Dinilai Gagal Dorong Jukir On Street ke Off Street

Jumat, 21 Maret 2014 3647

Gedung Parkir dan Taman Menteng Jadi Lapak Mesum

Gedung Parkir Taman Menteng Jadi Tempat Mesum

Kamis, 10 Juli 2014 23419

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3841

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks