Pemprov DKI Jakarta segera menerapkan sistem parkir meter di ibu kota. Selain diharapkan mampu mengurai kemacetan, sistem ini juga diharapkan bisa mencegah kebocoran pemasukan pajak parkir di Jakarta. Sayangnya, hingga kini masih terdapat beberapa pengelola parkir yang justru menolak rencana tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan pihaknya tidak akan ambil pusing dengan penolakan pengelola parkir untuk menerapkan sistem ini. Pihaknya pun mengancam akan mencabut izin pengelola parkir yang menolak sistem parkir meter. "Ya memang ada yang tidak mau (perusahaan) yang besar memang. Kita bilang, kalau macam-macam ya kita cabut," ujar Basuki, Sabtu (22/3).
Ia pun meminta kepada Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, selaku pengelola pajak parkir di ibu kota untuk bertindak tegas terhadap pengelola yang membandel. "Pak Iwan (Kepala Dinas Pelayanan Pajak) juga nggak tegas kan. Jadi ini kan persoalan pajak begitu. Kita mau ganti eselon III dan IV di situ karena mereka banyak yang nggak tegas. Harusnya jelas kalau kamu tidak mau online, kita cabut izin kamu," tegasnya.
Kendati demikian, diakui Basuki hambatan utama penerapan sistem ini adalah aksi premanisme. Sebab, selama ini daerah-daerah tertentu sering kali dibekingi oleh preman. "Hambatan terbesarnya ada di premanisme. Karena bukan tukang parkir yang bekerja di bawahnya, tapi premanisme dibalik ini yang kerja yang dapat setoran. Nah itu yang mau kita potong. Setoran terhadap bos ini yang masalah. Dan bos-bos itu pasti ada oknum aparat atau apa, pasti begitu," ungkap Basuki.
Ditambahkan Basuki, pihaknya meminta bantuan pihak kepolisian untuk memberantasi aksi premanisme tersebut. "Polisi siap. Kalau aku sih tidak. Saya tidak ada pistolnya. Kalau Polda Metro siap. Kita kan tidak mungkin pelihara preman. Jadi saya tidak ada kewajiban pelihara preman," ucapnya.
Parkir meter ini sendiri baru akan diterapkan di daerah-daerah utama saja. Kendati demikian, kata Basuki, pihaknya juga akan mencarikan solusi bagi mereka. "Tapi cara memberantasnya, kita harus carikan mereka solusi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3842
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
738
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
648
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan