Pemkot Jaktim Antisipasi Penjualan Daging HPR di Jalan Mayjen Sutoyo

Selasa, 08 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 349

Personel Gabungan Lakukan Pengawasan Lapo Penjual Daging HPR di Cililitan

(Foto: Nurito)

Sebanyak 48 personel gabungan melakukan pengawasan terhadap peredaran daging hewan penular rabies (HPR) di 20 rumah makan khas daerah di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati.

"Total ada 20 Lapo"

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Fauzi mengatakan, dalam pengawasan tersebut petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga mengambil sejumlah sampel makanan olahan, daging, dan kuah untuk diuji di laboratorium.

"Ini sebagai salah satu upaya untuk memastikan bahwa penyakit rabies saat ini sudah tidak ada lagi di Jakarta," ujarnya, Selasa (8/9).

Fauzi menjelaskan, Jalan Mayjen Sutoyo menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena terdapat sejumlah rumah makan khas daerah atau Lapo yang diduga menjual olahan daging HPR. 

"Di kawasan sini juga ada enam rumah warga yang diduga digunakan sebagai tempat pemotongan hewan babi," terangnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, petugas belum menemukan Lapo yang menjual makanan berbahan daging anjing, kera, maupun musang. 

"Meski demikian, sejumlah sampel tetap dibawa untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan kandungan bahan yang digunakan dalam makanan tersebut," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, pengawasan melibatkan unsur Suku Dinas KPKP, Suku Dinas Kesehatan, Satpol PP, kecamatan, kelurahan, serta pengurus RT dan Korwas Polda Metro Jaya.

"Total ada 20 Lapo, semua kita periksa dan edukasi. Termasuk tempat pemotongan hewan babi juga kita edukasi," ucapnya.

Kepala Bidang Kesehatan dan Peternakan Hewan Dinas KPKP DKI Jakarta, Dian Arya Sihana menuturkan, sampel yang diambil meliputi daging, produk makanan olahan, dan kuah sop.

"Sampel ini akan diperiksa di laboratorium Dinas KPKP DKI Jakarta. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu sekitar tiga hari dan selanjutnya disampaikan kepada Sudin KPKP Jakarta Timur," bebernya.

Dian menyampaikan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kandungan daging anjing, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada pihak terkait. 

"Upaya ini dilakukan sebagai upaya mencegah potensi penularan rabies dan memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT 03/08, Kelurahan Cililitan, Sejarah Pelita Ginting mengapresiasi pengawasan dan edukasi yang dilakukan untuk memastikan tidak ada daging HPR yang dikonsumsi masyarakat.

"Saat ini tidak ada lagi warga yang menjual daging anjing. Pengurus RT dan RW juga sudah sering mengedukasi agar warga tidak menjual daging anjing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mobil Klinik Kesehatan Hewan Keliling Pondok Bambu nur2

Sudin KPKP Jaktim Beri Layanan Klinik Hewan Keliling di Pondok Bambu

Kamis, 16 Juli 2026 690

Melihat Urban Farming bilal

Suku Dinas KPKP Jaktim Gencarkan Urban Farming di Sekolah

Rabu, 01 Juli 2026 879

Sudin KPKP Jaktim Periksa Hewan Kurban

Sudin KPKP Jaktim Sudah Periksa 19.377 Hewan Kurban

Senin, 25 Mei 2026 640

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5416

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1853

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1636

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1491

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1893

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks