Minggu, 06 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 348
(Foto: Nurito)
Sebanyak enam unit mobil tangki air dikerahkan untuk membersihkan sebaran abu vulkanik letusan Anak Gunung Krakatau pada sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Timur, Minggu (6/9).
Pantauan di lapangan, petugas pemadam kebakaran dan Satgas Sudin Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Timur, menyemprot pepohonan, kabel udara dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Otista dan Jalan Dewi Sartika.
"Demi keamanan dan kenyamanan warga,"
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan, penyemprotan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melakukan aktivitas di luar rumah.
"Penyemprotan dilakukan sore ini di sejumlah lokasi jalan protokol di Jakarta Timur," kata Munjirin.
Menurutnya, penyemprotan di Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Otista dan Jalan Dewi Sartika. Karena, empat lokasi in termasuk yang banyak fasilitas umum, seperti halte, jembatan penyeberangan orang, perkantoran pemerintah dan swasta, tempat usaha dan sebagainya.
"Lokasi lainnya juga akan disemprot secara bertahap. Khususnya pada titik yang banyak aktivitas warga. Ini demi keamanan dan kenyamanan warga," tutur Munjirin.
Dia juga mengimbau warga agar tidak perlu panik dan tetap waspada, serta menerapkan lima M yaitu, memakai masker, menutup pintu dan jendela serta sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, membersihkan abu dengan membasahi terlebih dahulu, memantau informasi dari kanal resmi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dengan baik.
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Hutan Kota Sudin Tamhut Jakarta Timur, Arwin Barus mengungkapkan, untuk mendukung penyemprotan ini pihaknya mengarahkan tiga unit mobil tangki, masing-masing berkapasitas 6000 liter dan enam personel satgas.
"Lokasi penyemprotan di Jalan Ahmad Yani - Jalan DI Panjaitan dan Jalan Raya Otista - Jalan Dewi Sartika," katanya.
Sementara, perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Suruli Apip menjelaskan, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil pemadam dengan 15 personel.
"Unit yang kita kerahkan jenis Highpressure sebanyak dua unit dam medium pressure satu unit," pungkasnya.