Minggu, 06 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 436
(Foto: Andri Widiyanto)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan mulai menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh sekolah negeri dan swasta dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat sejak Senin (7/9) besok.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.
"Kesehatan anak didik menjadi prioritas,"
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, penerapan PJJ bukan berarti kegiatan pendidikan dihentikan. Pembelajaran tetap berlangsung dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah. Orang tua tidak perlu panik, karena proses pembelajaran tetap berjalan,” ujarnya, Minggu (6/9).
Menurut Nahdiana, untuk memastikan pelaksanaan PJJ berjalan dengan baik, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh satuan pendidikan dan melakukan pendampingan, pemantauan pelaksanaan proses pembelajaran serta memberikan alternatif apabila terjadi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran.
“Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas. Kami juga mengimbau orang tua mendampingi anak selama belajar dari rumah dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi,” tuturnya.
Dinas Pendidikan juga terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dan memantau perkembangan kondisi udara serta informasi resmi mengenai sebaran abu vulkanik.
"Kebijakan pembelajaran akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi," tukasnya.
Pemprov DKI mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diimbau mengikuti arahan pemerintah serta menjaga kesehatan keluarga selama kondisi ini berlangsung.