Warga Diimbau Tidak Panik dan Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1059

Warga Diimbau Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau

(Foto: Ilustrasi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang menyikapi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Namun, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, berdasarkan informasi resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9) malam, dan hingga Minggu (6/9) hari in, belum terdapat peningkatan status gunung api tersebut.

"Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang dan waspada,"

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran abu vulkanik hingga sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Di Jakarta, intensitas abu diperkirakan tipis dan kondisinya dapat berubah mengikuti arah serta kecepatan angin.

"Yang paling penting, masyarakat tidak perlu panik. Tetap tenang, tetapi tingkatkan kewaspadaan dan ikuti informasi resmi dari pemerintah," katanya, Minggu (6/9).

Dijelaskan Maruli, abu vulkanik berbeda dari debu biasa lantaran partikelnya sangat halus sehingga dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata dan kulit, terutama pada kelompok rentan. Karena itu, Pemprov DKI mengimbau warga melakukan sejumlah langkah sederhana untuk melindungi diri.

Pertama, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Masker kain biasa kurang optimal untuk menyaring partikel abu vulkanik.

Kedua, menutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah. Warga juga disarankan mematikan kipas atau pendingin ruangan yang menarik udara dari luar apabila kondisi udara di sekitar rumah terdampak abu.

Ketiga, mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya bagi bayi, anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga dengan asma, penyakit paru, atau penyakit jantung.

Keempat, apabila terdapat abu di sekitar rumah, warga diminta membasahinya terlebih dahulu sebelum membersihkan. Abu sebaiknya tidak disapu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikelnya kembali beterbangan dan terhirup.

Kelima, menutup tempat penyimpanan air dan makanan. Air atau makanan yang terpapar abu vulkanik sebaiknya tidak dikonsumsi.

Keenam, warga yang mengalami sesak napas berat, nyeri dada, batuk terus-menerus, atau iritasi mata yang semakin parah diminta segera mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan.

Ketujuh, hubungi layanan Jakarta Siaga melalui nomor 112 untuk melaporkan keadaan darurat di wilayah DKI Jakarta. Pemprov DKI juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi udara agar merujuk pada sumber resmi, antara lain PVMBG, BMKG, BNPB, BPBD, dan Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi tersebut. Informasi terbaru akan disampaikan kepada masyarakat apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui.

"Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dengan kewaspadaan yang proporsional. Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang dan waspada," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketersediaan Air Bersih bilal edit

BPBD Ingatkan Warga Waspadai Kekeringan Meteorologis

Jumat, 04 September 2026 649

OMC BPBD gery istimewa

BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kering dan Kualitas Udara

Selasa, 18 Agustus 2026 741

BPBD Jaksel Edukasi Tanggap Bencana di SDN Bangka 01

BPBD Jaksel Edukasi Tanggap Bencana di SDN Bangka 01

Rabu, 13 Mei 2026 851

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2486

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2975

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3917

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1162

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1255

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks