Kamis, 30 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 266
(Foto: Andri Widiyanto)
Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, tercatat 12.254 pohon rawan tumbang sudah dipangkas jajaran Sudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut ) Jakarta Timur.
Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut ) Jakarta Timur Dwi Ponangsera mengatakan, pohon yang ditoping ini hasil tindak lanjut usulan masyarakat dan penyisiran Satgas hijau di lapangan.
Meminimalisir pohon tumbang dan sempal
"Penopingan ini untuk meminimalisir pohon tumbang dan sempal saat hujan serta angin kencang," tutur Dwi, Kamis (30/7).
Dwi memaparkan, dari 12.254 pohon tersebut, yang dipangkas berat ada 164 pohon, pangkas sedang 9.371, pangkas ringan 676 dan yang ditebang sebanyak 603 pohon.
Selain untuk mencegah terjadinya kasus pohon tumbang, menurut Dwi, penopingan ini juga untuk memperindah keindahan kota, serta menambah pencahayaan Lampu Penerang Jalan (PJU).
Karena jika pohon terlalu rindang akan menghalangi sistem pencahayaan PJU saat malam hari.