Senin, 05 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 225
(Foto: Andri Widiyanto)
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur berhasil menanam sebanyak 1.135 pohon di tahun 2025.
"Program penghijauan"
Penanaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari program penghijauan sekaligus upaya meredam polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor.
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, ribuan pohon tersebut ditanam di 10 kecamatan, terutama pada lahan kosong yang memungkinkan untuk ditanami pepohonan.
Menurutnya, lokasi penanaman meliputi tepi jalan protokol, jalan lingkungan, jalur hijau, taman, RPTRA, area waduk atau embung, hingga Taman Pemakaman Umum (TPU).
"Seluruh pohon ini kami tanam untuk mendukung program penghijauan sekaligus meningkatkan kualitas udara," ujarnya, Senin (5/1).
Dwi menjelaskan, jenis pohon yang ditanam antara lain Tabebuya Kuning, Tabebuya Pink, Mahoni, Trembesi, Kenari, Duku, Mangga, Rambutan, serta sejumlah jenis pohon lainnya.
"Kami juga menanam tanaman hias sebanyak 289.612 polybag yang tersebar di 10 kecamatan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita merinci, penanaman 1.135 pohon tersebut tersebar di Kecamatan Ciracas sebanyak 82 pohon, dan Cipayung 488 pohon.
Kemudian, di Kecamatan Cakung 296 pohon, Duren Sawit 50 pohon, Kramat Jati 28 pohon, Makasar 45 pohon, Matraman 12 pohon, Pasar Rebo 25 pohon, dan Pulo Gadung 26 pohon.
"Penanaman pohon ini dilakukan melalui kegiatan rutin Jumat Menanam, kerja bakti Minggu pagi, serta berbagai kegiatan lainnya," bebernya.
Ia menambahkan, untuk penanaman tanaman hias tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Cipayung sebanyak 74.898 tanaman, Cakung 21.172 tanaman, dan Duren Sawit 12.350 tanaman.
"Untuk di Kecamatan Kramat Jati 11.700 tanaman, Jatinegara 30.300 tanaman, Makasar 100 tanaman, Matraman 26.339 tanaman, Pasar Rebo 11.035 tanaman, dan Pulo Gadung 101.718 tanaman," tandasnya.