Selasa, 30 Juni 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 125
(Foto: Folmer)
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, mengerahkan 30 personel pasukan biru serta dua alat berat untuk penanganan darurat longsor di bantaran Kanal Banjir Barat (KBB), Jalan Administrasi Negara I RT 01/RW 07 Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang.
Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Sudin SDA) Jakarta Pusat, Citrin Indriati mengatakan, longsor sepanjang 60 meter di lokasi ini terjadi akibat abrasi sungai
"Mencegah longsoran agar tidak meluas ke area permukiman warga,"
"Lokasi longsor berada di titik pertemuan Kali Krukut dan KBB," ujar Citrin, Selasa (30/6).
Ia mengungkapkan, penanganan darurat dilakukan pihaknya dengan memasang cerucuk yang dikombinasikan dengan bronjong batu kali bertingkat di sisi selatan bantaran KBBI.
"Ini untuk mencegah longsoran agar tidak meluas ke area permukiman warga," imbuhnya
Ia menjelaskan, proses pengerjaan sempat menghadapi kendala teknis terkait akses. Sebab, petugas tidak dapat menurunkan material langsung di sisi jalan karena dikhawatirkan beban material justru memicu longsor susulan.
"Sebagai solusi, pemindahan material seperti batu kali dan bronjong dilakukan secara estafet menggunakan alat berat dari seberang KBB," jelasnya.
Ia menargetkan, penanganan darurat terhadap turap KBB yang longsor akan rampung pekan ini.
Sementara penanganan jangka panjang yang bersifat permanen akan dibangun sheet pile di sepanjang area turap yang longsor.
"Pembuatan sheet pile menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) yang dikoordinasikan melalui Dinas SDA DKI Jakarta," paparnya.
Ia juga mengimbau warga agar tidak mendirikan bangunan di sepadan kali, untuk menghindari risiko abrasi.
"Kami berharap warga tidak mendirikan bangunan di bantaran kali yang dapat membahayakan keselamatan nyawa," tandasnya.