Senin, 29 Juni 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 123
(Foto: Folmer)
Pemerintah Kota Jakarta Pusat bergerak cepat menangani terjadinya longsor di bantaran Kanal Banjir Barat (KBB), Jalan Administrasi Negara I RT 01/RW 07 Bendungan Hilir, Tanah Abang.
Lurah Bendungan Hilir, Agung Suryansyah Noor mengatakan, pihaknya datang menindaklanjuti aduan warga RW 07 bahwa terjadi pergeseran tanah yang mengakibatkan dua rumah warga dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di lokasi tersebut mengalami keretakan parah, pada 19 Juni lalu.
"Tidak ada korban jiwa saat terjadinya longsor,"
"Setelah survei lapangan, kami meminta pemilik bangunan mengosongkan rumah dan berkoordinasi ke tingkat kecamatan dan kota untuk mengantisipasi terjadinya longsor," ujar Agung, Senin (29/6).
Berselang sepekan kemudian, lanjut Agung, dua rumah di bantaran KBB Jalan Administrasi Negara I RT 01/RW 07 Bendungan Hilir sekitar pukul 05.48 mengalami longsor.
"Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara RW 07 Benhil juga terkena imbas. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa saat terjadinya longsor," tuturnya.
Ia menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan mediasi antara pemilik bangunan longsor dengan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Jumat 26/6) malam.
Selain itu, pihaknya juga sudah melayangkan surat imbauan kepada warga RW 07 Benhil untuk melakukan penutupan jalan separuh mengantisipasi terjadinya longsor lanjutan.
"Pengendara sepeda motor saja yang diizinkan melintas di Jalan Administrasi Negara I RT 01/RW 07 Bendungan Hilir. Sementara mobil dan truk tidak boleh melintas guna mengantisipasi kerusakan semakin parah," jelasnya.
Ia menuturkan, pihaknya juga mendirikan posko dan menyiagakan personel PPSU dan Satpol PP Kelurahan Benhil untuk melakukan pemantauan di lokasi longsor.
"Pemantauan dilakukan jika terjadi longsor lanjutan langsung, personel PPSU bisa langsung melakukan penanganan cepat dan tepat," tuturnya.
Sementara, Kasatpel Lingkungan Hidup Tanah Abang, Aripin menambahkan, pihaknya sudah menonaktifkan operasional TPS sementara RW 07 di Jalan Administrasi Negara I RT 01/RW 07 Bendungan Hilir, pada 23 Juni 2026.
"Tiga hari sebelum terjadi longsor, aktivitas armada truk pengangkutan sampah di TPS sementara RW 07 sudah dinonaktifkan dan dialihkan ke RW 06 Benhil," ungkapnya.