Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Dilakukan di Karet Semanggi

Kamis, 04 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 277

Sosialisasi sampah karet semanggi tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Sebanyak 30 peserta mengikuti sosialisasi pemilahan dan pengelolaan sampah di aula Kantor Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Memahami jenis-jenis sampah"

Lurah Karet Semanggi, Purwanti mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Menurutnya, sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi volume sampah menjelang pemberlakuan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih ketat mulai 1 Agustus 2026. Dalam kebijakan tersebut, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu.

"Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memahami jenis-jenis sampah, khususnya sampah residu yang nantinya menjadi satu-satunya jenis sampah yang dapat dikirim ke TPST Bantar Gebang," ujarnya, Kamis (4/6).

Purwanti menjelaskan, sosialisasi yang diberikan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan tidak hanya menyasar pengurus lingkungan, tetapi juga petugas pengangkut sampah menggunakan gerobak motor.

Ia menuturkan, persoalan sampah masih menjadi perhatian di wilayahnya, terutama di RW 03. Berdasarkan laporan yang masuk melalui aplikasi JAKI, warga kerap mengeluhkan keterlambatan pengangkutan sampah.

"Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab petugas pengangkut, tetapi menjadi tanggung jawab bersama sebagai penghasil sampah," terangnya.

Purwanti memaparkan, salah satu kendala yang dihadapi di lapangan adalah kondisi sejumlah gerobak motor yang mengalami kerusakan, sehingga menghambat proses pengangkutan sampah.

Sebagai solusi, pihak kelurahan mendorong pengurus lingkungan untuk menjalin koordinasi dengan pelaku usaha di wilayah setempat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu pengadaan armada pengangkut sampah.

"Solusi utama yang harus dilakukan adalah mengelola sampah dari rumah. Kita perlu mengurangi beban petugas pengangkut sampah. Minimal, sampah organik dari sisa makanan dan sayuran dapat diolah secara mandiri oleh masing-masing rumah tangga," ungkapnya.

Sementara itu, Staf Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Setiabudi, Atin Supriyatna menambahkan, kapasitas TPST Bantar Gebang saat ini semakin terbatas. Jika sebelumnya mampu menerima sekitar 30 truk sampah per hari, kini hanya sekitar 10 truk.

"Saya minta warga untuk memilah sampah residu, seperti popok sekali pakai, tisu, pembalut, dan styrofoam, dari jenis sampah lainnya karena tidak dapat diolah kembali," ucapnya.

Ia menyampaikan, adapun sampah yang masih memiliki nilai ekonomi, seperti kertas, kardus, botol plastik, dan kaleng minuman, dapat dipilah dan disetorkan ke bank sampah.

"Kami berencana melaksanakan program edukasi dari rumah ke rumah. Kami siap memberikan pendampingan dan edukasi langsung kepada warga mengenai cara pengelolaan sampah yang sederhana dan mudah diterapkan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sampah Pesisir Muara Angke anita

Petugas Gabungan Akselerasi Penanganan Sampah di Pesisir Muara Angke

Rabu, 03 Juni 2026 557

Depo sampah duri utara tiyo

Pemanfaatan Eco Lindi Diujicoba di Depo Sampah Duri Utara

Rabu, 03 Juni 2026 429

Sosialisasi pilah sampah jakpus folmer

Warga RW 06 Kramat Diedukasi Pemilahan Sampah

Jumat, 29 Mei 2026 442

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2187

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1071

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1069

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 638

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 833

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks