Kamis, 21 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 104
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat sub sektor fotografi, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dasar fotografi dan pengembangan konten kreatif di Museum Seni Rupa Keramik, Jalan Pos Kota, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari., Kamis (21/5).
Kegiatan diikuti 75 peserta yang terdiri dari pelaku usaha kreatif, generasi muda dan masyarakat umum.
Fotografi menjadi profesi dan peluang usaha yang menjanjikan
Kepala Suku Dinas Parekraf Jakarta Barat, Sherly Yuliana mengatakan, subsektor fotografi saat ini menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif yang memiliki pertumbuhan cukup pesat, terutama dengan meningkatnya kebutuhan konten visual pada media digital, promosi usaha, industri pariwisata, pemasaran produk UMKM, hingga industri hiburan.
Karena itu, ujar Sherly, pihaknya menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mendukung pengembangan sumber daya manusia ekonomi kreatif yang adaptif, inovatif dan mampu bersaing di era digital.
"Fotografi tidak lagi hanya dipandang sebagai hobi, tetapi juga telah berkembang menjadi profesi dan peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda kreatif," katanya.
Selama kegiatan, jelas Sherly, peserta diberikan pemahaman dasar hingga teknik praktis fotografi yang dapat menunjang kemampuan menghasilkan karya visual yang berkualitas.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan pemeriksaan perangkat kamera, pengaturan pencahayaan melalui konsep segitiga exposure, teknik menentukan sudut pengambilan gambar, hingga komposisi foto yang menarik dan bernilai estetika.
"Kegiatan ini menghadirkan narasumber Andy Djati Utomo Ketua Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI)," jelasnya.
Melalui bimbingan teknis ini, ungkap Sherly, pihaknya ingin memberikan ruang pembelajaran bagi para pelaku kreatif agar memiliki kemampuan teknis yang lebih baik, memahami perkembangan industri fotografi, serta mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi sehingga pada akhirnya akan menambah pendapatan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya talenta-talenta kreatif baru di Jakarta Barat yang mampu bersaing secara profesional dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah," tandasnya.