Sabtu, 16 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 65
(Foto: Istimewa)
Ketua RT 11/07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Imam Busori kembali menghadirkan inovasi di lingkungan warganya. Setelah sukses menerapkan program Gerbang Pintar e-Gate 11 dan GPS antikendaraan bermotor curian, kini pihaknya mengembangkan sistem keamanan baru serta marketplace bagi warga.
"Menambah penghasilan"
Imam mengatakan, wilayahnya kini tidak hanya berfokus pada inovasi keamanan lingkungan, tetapi juga mulai mengarah pada penguatan ekonomi warga. Berbagai terobosan sebelumnya telah diterapkan, mulai dari gerbang dengan akses digital hingga sistem GPS kendaraan.
"Saat ini kami memiliki inovasi baru berupa panic button dan toa peringatan malam yang disebut Si Jaga Warga. Selain itu, kami juga tengah menyiapkan marketplace RT 11 Mart berbasis Android yang nantinya tersedia melalui Play Store," ujarnya, Sabtu (16/5).
Imam menjelaskan, fitur keamanan tambahan tersebut berupa panic button dan pemasangan toa suara malam di enam titik lingkungan.
"Toa itu berfungsi sebagai pengingat bagi warga, terutama anak-anak dan lanjut usia, agar lebih waspada terhadap keamanan lingkungan dan aktivitas malam hari," terangnya.
Menurutnya, Sistem tersebut juga terhubung dengan panic button yang berfungsi sebagai alarm darurat. Ketika tombol ditekan, pengurus RT dapat segera menyampaikan imbauan melalui pengeras suara untuk meminta bantuan warga apabila terjadi keadaan darurat.
"Seluruh perangkat sementara menggunakan dana operasional RT. Mudah-mudahan nantinya dapat didukung dari pihak lain," ungkapnya
Untuk platform marketplace, lanjut Imam, aplikasi tersebut akan menjadi wadah pemasaran bagi pelaku UMKM di lingkungan warga.
Keberadaan marketplace diharapkan dapat membuka peluang ekonomi tambahan bagi masyarakat, termasuk bagi warga yang sebelumnya telah bergabung dengan platform dagang daring lainnya.
"Di sini banyak warga yang berjualan kecil-kecilan. Meskipun mereka sudah bekerja sama dengan marketplace lain, siapa tahu ada pembeli yang tertarik dari platform kami. Lumayan untuk menambah penghasilan," ucapnya.
Ia menuturkan, dalam skema tersebut harga produk tetap mengikuti harga dasar penjual. Namun, terdapat tambahan biaya kurir serta kontribusi untuk lingkungan. Dana tersebut nantinya akan digunakan kembali untuk mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan warga.
"Nanti kalau sudah ada tambahan pemasukan, kami bisa membuat inovasi lagi," imbuhnya
Imam memaparkan, saat ini jiga sedang dirancang pengembangan usaha berbasis jasa, seperti penyewaan tenda dan layanan wedding organizer.
Program tersebut ditujukan untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar, terutama mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Ia menegaskan, pengembangan usaha lingkungan tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja lokal.
"Program bank sampah juga sedang kami siapkan sebagai bagian dari sistem ekonomi sirkular di lingkungan warga. Skema ini mendorong warga memilah sampah seperti botol dan kaleng yang nantinya dapat diolah menjadi nilai ekonomi," imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Gandaria Utara, Muhammad Fahri menambahkan, RT 11/07 sebelumnya juga telah mengikuti penilaian lomba Siskamling tingkat Mabes Polri.
Tim dari Mabes Polri telah melakukan pengecekan terhadap berbagai kelengkapan Pos Siskamling, mulai dari administrasi, sarana pendukung keamanan, kesiapsiagaan petugas ronda, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara swadaya.
"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pak RT. Inovasi-inovasi yang terus dikembangkan ini dapat menjadi wadah mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga," tandasnya.