Kamis, 30 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 203
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 50 pelaku usaha, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan karang taruna mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif bertajuk "Dari Kreasi ke Strategi Promosi" Tahun 2026 di Gedung Sasana Wisata Serbaguna dan RPTRA Amsterdam, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Menggerakkan perekonomian daerah"
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, kegiatan ini bertujuan membekali pelaku ekonomi kreatif dengan wawasan serta keterampilan dalam mengembangkan usaha.
"Dalam era globalisasi, memiliki produk yang baik saja tidak cukup. Pelaku usaha juga harus mampu memotret, merekam, dan memasarkan produknya secara menarik melalui media sosial," ujarnya, Kamis (30/4).
Sonti menjelaskan, Bimtek difokuskan pada tiga subsektor unggulan, yakni fesyen melalui pelatihan membatik, fotografi, serta film, animasi, dan videografi.
Dalam pelaksanaannya, Sudin Parekraf bekerja sama dengan sejumlah pihak, antara lain Batik Gobang, Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI), serta praktisi fotografi, videografi, dan pemasaran digital.
"Kegiatan ini dikemas melalui berbagai metode, mulai dari teori dan praktik, sesi berbagi inspirasi, hingga pendampingan lanjutan melalui grup komunikasi daring," terangnya.
Sonti mengimbau peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini secara optimal sebagai langkah awal memperluas jangkauan promosi. Ia juga optimistis produk batik dan destinasi wisata Kepulauan Seribu dapat semakin dikenal hingga tingkat internasional.
"Kami ingin menunjukkan bahwa dari pulau kecil dapat lahir strategi besar yang mampu menggerakkan perekonomian daerah," ungkapnya.
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Peserta terlihat sangat antusias karena materi yang diberikan beragam dan aplikatif.
Ia berharap, pelaku ekonomi kreatif di Pulau Untung Jawa mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Saya lihat tadi .ateri yang disampaikan meliputi teori dan praktik membatik, strategi penjenamaan digital, estetika visual fotografi, hingga pembuatan konten video pendek," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Nurkholis (35), mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru dari Bimtek tersebut Ia menilai pelatihan tersebut mendorong. Termasuk, perlunya kreativitas dalam membuat konten promosi.
"Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar pelaku usaha semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," tandasnya.