Kawal RKPD, Tekanan Ekonomi Global Tak Geser Prioritas Layanan Dasar Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1197

Khoirudin dprd dki jakarta

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Pimpinan DPRD DKI Jakarta bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang akan mulai disusun pada pekan depan.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan, Gubernur Pramono menyampaikan tekanan ekonomi global turut berdampak pada kondisi anggaran DKI Jakarta. Selain itu, pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat juga masih terus berlangsung.

"Anggaran pendidikan tidak boleh berkurang,"

“Meski demikian, kami tetap optimistis karena layanan kepada masyarakat akan tetap menjadi prioritas. Pak Gubernur menegaskan bahwa anggaran untuk sektor pendidikan tidak boleh berkurang, termasuk untuk KJP, KJMU, KJP Plus, dan program lainnya. Demikian pula anggaran Dinas Kesehatan juga tidak boleh berkurang,” ujarnya, Selasa (19/5).

Khoirudin menegaskan, DPRD akan mengawal pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami kawal agar meskipun anggaran terbatas, masyarakat tetap dapat terlayani dengan baik,” imbuhnya.

Dari sisi pembangunan, ia menyebut, Pemprov DKI tetap memprioritaskan penanganan banjir dan kemacetan. Menurutnya, upaya tersebut akan didukung melalui berbagai skema creative financing.

“Sebab, setiap tahun dalam pembahasan anggaran, pendapatan selalu lebih kecil dibandingkan belanja. Untuk menyiasati hal tersebut, akan dipertimbangkan berbagai skema creative financing,” katanya.

Khoirudin menjelaskan, Gubernur Pramono juga membuka opsi penerbitan obligasi atau sukuk daerah sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan. Namun, opsi tersebut belum diputuskan dalam rapat bersama pimpinan DPRD DKI Jakarta.

“Skema ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki tabungan atau dana investasi untuk ikut berinvestasi dalam pembangunan Jakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khoirudin optimistis pertumbuhan ekonomi Jakarta tetap berjalan baik. Ia juga memastikan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan tetap menjadi prioritas pemerintah.

“Program yang tidak berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat akan ditempatkan di belakang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
KomisiB kunjungan pasar kramat jati ist

Pra RKPD Komisi B Bahas Pengolahan Sampah dan Revitalisasi Pasar Tradisional

Jumat, 06 Maret 2026 786

Apar ilustrasi otoy

Tambahan APAR hingga Sinkronisasi Data Kependudukan Dibahas dalam Rapat Pra RKPD

Jumat, 06 Maret 2026 512

Dprd dki Pra RKPD fakhri

Pra RKPD Forum Penting Pastikan Aspirasi Warga Masuk dalam Perencanaan

Kamis, 05 Maret 2026 706

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7420

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2678

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1655

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2889

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2174

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks