Selasa, 12 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 375
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan mengadakan layanan uji emisi gratis kendaraan bermotor di halaman Kantor Kecamatan Tebet. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00-14.00 WIB ini menargetkan sebanyak 100 kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar.
"Menjaga kualitas udara"
Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Jakarta Selatan, Tuty Ernawati Sapardin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemantauan kualitas udara.
"Sebenarnya, Jakarta Selatan sudah memiliki titik-titik untuk uji emisi. Semua kecamatan akan melaksanakannya dan jadwalnya telah disetujui dengan target 100 kendaraan per kecamatan. Saat ini baru dua kecamatan yang sudah berjalan, yaitu Kebayoran Baru dan Tebet," ujarnya, Selasa (12/5).
Dalam pelaksanaannya, Tuty menjelaskan, masih ditemukan kendaraan yang tidak lulus uji emisi akibat minimnya kesadaran pemilik kendaraan terhadap dampak polusi udara, terlepas dari seberapa jauh kendaraan digunakan.
"Saya sampaikan kepada warga bahwa kendaraannya tetap mengotori udara walaupun jarak tempuhnya dekat. Udara yang kita kotori di sini bisa bertiup ke mana saja. Jadi, meskipun digunakan untuk jarak dekat, tetap mencemari udara Jakarta," terangnya.
Ia berharap, seluruh kendaraan yang beroperasi di Jakarta segera melakukan uji emisi dan memenuhi standar kelulusan. Langkah tersebut sangat krusial mengingat sebagian besar polusi udara di ibu kota berasal dari gas buang kendaraan bermotor.
"Jika target ini tercapai, Jakarta Selatan akan memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kualitas udara agar tetap bersih," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Tebet, Putut Puji Linangkung menyambut positif kegiatan jemput bola uji emisi tersebut karena sangat bermanfaat bagi warga maupun aparatur kecamatan untuk mengetahui kondisi mesin kendaraan.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk memastikan kualitas kendaraan, apakah selalu diservis secara berkala atau tidak. Jika hasil pengecekannya bagus berarti lolos, namun jika tidak bagus, mungkin servis berkalanya perlu ditingkatkan," ucapnya.
Putut menambahkan, pihak kecamatan telah menginformasikan kegiatan tersebut kepada warga dan pegawai sejak beberapa hari sebelumnya agar memanfaatkan layanan uji emisi gratis tersebut.
"Hari ini sebagian besar kendaraan milik pegawai dan anggota di kantor kecamatan telah mengikuti uji emisi dalam kegiatan ini," imbuhnya.
Ia menginginkan, kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di kantor kecamatan. Selain itu, kesadaran pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan dan servis berkala juga diharapkan terus meningkat.
"Semoga uji emisi ini dapat dilakukan secara rutin di kantor kecamatan. Selain itu, diharapkan adanya kesadaran dari para pemilik kendaraan untuk selalu merawat kendaraannya dengan melakukan servis rutin," tandasnya.