Kamis, 16 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 154
(Foto: Anita Karyati)
Pihak Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, menggandeng Divers Clean Action (DCA) dalam menggelar sosialisasi pengelolaan sampah melalui program Phinla.
"Mengelola sampah secara bijak"
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi tersebut. Sinergisitas antara pemerintah dan mitra strategis menjadi langkah penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak," ujarnya, di Ruang Rapat Pulau Bidadari, Kamis (16/4).
Muslim menjelaskan, sosialisasi diikuti sekitar 55 peserta dari berbagai unsur, antara lain Aparatur Sipil Negara (ASN), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Pokdarwis, Karang Taruna, Satpol PP, kader PKK, LMK, FKDM, serta unsur TNI dan Polri.
Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
"Kami mengajak masyarakat untuk menggencarkan pemilahan sampah dari sumber, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," ungkapnya.
Perwakilan Divers Clean Action (DCA), Ferry menjelaskan, program Phinla bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan sampah sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem sirkular yang berkelanjutan.
"Melalui Project Phinla, kami ingin membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi," terangnya.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari inisiatif global yang mendapat dukungan pemerintah Jerman dan melibatkan tiga negara, yakni Filipina, Indonesia, dan Sri Lanka.
"Program ini difokuskan pada penguatan praktik pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pendekatan kolaboratif," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Basri (64) menyambut baik sosialisasi tersebut meski sebagian warga sudah menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri, seperti memilah sampah dari sumber.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sosialisasi ini. Ke depan akan kami tingkatkan agar lebih masif dan berkelanjutan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman," tandasnya.