Rabu, 15 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 236
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan melakukan operasi Bina Tertib Praja dengan melakukan penertiban bagi pelanggar Ketertiban Umum dan Ketentraman (Trantibum) yang mengokupasi fasilitas umum.
"Menaati aturan yang ada"
Kepala Satpol PP Kecamatan Pesanggrahan, Rina Sofyani mengatakan, lokasi penertiban hari ini mencakup beberapa titik, dimulai dari Jalan M Saidi Raya, Petukangan Selatan kemudian berlanjut ke Jalan Bintaro Taman Barat dan Jalan Rempoa Raya, Bintaro.
"Kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan setiap hari Rabu dengan tujuan utama menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan saluran air," ujarnya, Rabu (15/4).
Rina menjelaskan, upaya ini dilakukan agar fasilitas umum atau infrastruktur jalan, khususnya trotoar dan saluran air di Jakarta Selatan, terutama di Kecamatan Pesanggrahan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sehingga para pejalan kaki dapat menggunakannya dengan nyaman.
Menurutnya, dalam melakukan penertiban yang melibatkan unsur tiga pilar sebanyak 30 personel tersebut berhasil disita tiga unit gerobak pedagang dan dua papan reklame yang sebelumnya telah dilaporkan oleh warga setempat.
"Selain penyitaan barang, petugas juga melakukan penghalauan terhadap pengemudi ojek daring (ojol) dan para pedagang yang masih berjualan di atas trotoar," terangnya.
Ia memastikan, petugas akan terus melakukan pemantauan berkala di lokasi-lokasi tersebut untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di atas trotoar.
Rin mengimbau, kepada seluruh warga, khususnya di wilayah Kecamatan Pesanggrahan untuk tidak berjualan di atas trotoar. Sebab, trotoar merupakan hak pejalan kaki dan keberadaan pedagang di atasnya dapat mengganggu fungsi jalan serta merusak estetika kota.
"Apalagi kalau sudah menimbulkan kemacetan. Tentunya banyak yang dirugikan. Mari sama-sama kita menaati aturan yang ada untuk menciptakan lingkungan yang rapi, nyaman dan tertata," ajaknya.
Sementara itu, salah seorang warga, Jumadi (51) meminta agar kegiatan penertiban seperti ini rutin dilakukan, agar tidak ada lagi pedagang atau ojol yang mangkal diatas trotoar atau bahu jalan.
"Kami apresiasi kegiatan ini. Semoga bisa terus dilakukan secara rutin dan menyasar lokasi-lokasi yang memang menjadi titik kemacetan karena adanya para pelanggar," tandasnya.