Rabu, 14 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 162
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar memastikan seluruh pompa pengendali banjir di setiap wilayah berfungsi dengan baik dan siap dioperasikan selama musim hujan untuk mengatasi genangan maupun banjir.
"Berfungsi dengan baik"
Anwar mengatakan, kesiapsiagaan pompa telah dipastikan sejak beberapa waktu lalu, sebelum musim hujan tiba. Seluruh pompa utama maupun pompa cadangan berada dalam kondisi optimal.
"Saya sudah mengecek langsung. Pompa-pompa di Jakarta Selatan dipastikan berfungsi dengan baik dan siap digunakan. Pompa cadangan juga lengkap. Artinya, ketika terjadi musibah banjir, dampaknya bisa diminimalisir bagi masyarakat," ujarnya, Rabu (14/1).
Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir, Air Bersih, dan Air Limbah Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan, Herianto menjelaskan, saat ini terdapat 39 titik pompa stasioner di wilayah Jakarta Selatan dan seluruhnya dalam kondisi baik.
Kemudian, terdapat 14 unit pompa mobile atau trailer yang dapat digerakkan langsung ke titik-titik genangan. Pada tahun ini, Sudin SDA menambah satu unit pompa mobile dengan kapasitas 500 liter per detik, sehingga total pompa trailer menjadi 15 unit.
"Tidak hanya itu, kami juga mendapat tambahan satu unit mobil Unit Reaksi Cepat yang dilengkapi pompa apung. InsyaAllah, kami siap mengantisipasi genangan di Jakarta Selatan," terangnya.
Ia menambahkan, Sudin SDA Jakarta Selatan juga memiliki sekitar 30 unit pompa portabel atau pompa apung. Sebagian besar pompa tersebut telah disebar ke berbagai kecamatan sesuai dengan tingkat kerawanan genangan.
"Sesuai instruksi pimpinan, pompa-pompa mobile atau trailer harus langsung disiagakan di titik-titik rawan genangan. Tidak boleh hanya tersimpan di gudang, tetapi harus langsung berada di lokasi," ungkapnya.
Menurutnya, salah satu kendala utama dalam pengoperasian pompa adalah sampah. Pompa sangat rentan mengalami kerusakan akibat tersumbat oleh sampah yang terbawa aliran air.
"Kami memohon kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Berdasarkan pengalaman kami, kerusakan pompa sering kali disebabkan oleh sampah," tandasnya.