Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 2113

Revitalisasi JPO sarinah rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang terintegrasi dengan Halte Transjakarta MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3).

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya nilai historis JPO ini bagi warga Jakarta.

"disabilitas bisa memanfaatkan ini,"

"JPO ini adalah JPO yang pertama kali dimiliki oleh Jakarta. Tepatnya diresmikan oleh Bang Ali Sadikin tanggal 21 April tahun 68. Tentunya ini bersejarah," ujar Pramono.

Revitalisasi JPO ini mengedepankan konsep inklusivitas dengan memberikan fasilitas terhadap para penyandang disabilitas, seperti lift. Selain itu, Pemprov DKI juga memberikan opsi bagi masyarakat untuk melintas dengan menggunakan pelican crossing.

"Dengan demikian masyarakat yang suka berjalan akan punya pilihan untuk menyeberang, tetapi bagi yang berkebutuhan khusus atau disabilitas bisa memanfaatkan ini (JPO) dan sebagainya," kata dia.

Pramono menyebut, nantinya pedestrian di sekitar JPO akan diperlebar hingga 2,6 meter agar masyarakat bisa lebih leluasa berjalan. Dengan kehadiran JPO Sarinah, Gubernur ingin menyediakan berbagai akses pilihan yang memudahkan masyarakat saat berkunjung ke pusat perbelanjaan bersejarah Sarinah.

Gubernur pun membuka peluang bagi pihak swasta untuk memiliki hak penamaan atau naming rights pada JPO tersebut.

"Kalau sudah naming rights kan pasti memberikan masukan bagi Pemerintah DKI Jakarta. Untuk itu kami kalau kemudian ada, apakah itu Sarinah atau swasta yang ingin menggunakan JPO ini menjadi naming rights-nya, kami persilakan," kata Pramono.

Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menambahkan, revitalisasi JPO Sarinah ini masuk dalam tahap pertama. Selanjutnya pelebaran pedestrian akan dilakukan di tahap kedua.

"Ini tahap satu, tahap duanya nanti ultimate-nya setelah reinstatement pedestrian yang akan dilakukan MRT, itu kira-kira di bulan Mei. Jadi di bulan Mei nanti akan ada pelebaran trotoar lebih kurang 2,6 (meter)," jelas dia.

Ia melanjutkan, pembangunan JPO ini menggunakan dana korporasi Transjakarta sebagai bagian dari paket revitalisasi halte.

Sekadar diketahui, revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah merupakan bagian dari penataan fasilitas pejalan kaki di Jakarta. JPO ini memiliki total panjang 39,78 meter, dengan lebar 2,1 meter.

JPO Sarinah didesain tanpa anak tangga dengan akses lift untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, khususnya bagi pelanggan prioritas.

BERITA TERKAIT
PSX 20260212 155644

Pembangunan JPO di Jalan Raya Jatinegara Barat Jadi Usulan Prioritas

Kamis, 12 Februari 2026 1097

Raperda Pembangunan Keluarga RPPLH Sudah D

Raperda Pembangunan Keluarga dan RPPLH Sudah Ditunggu Masyarakat

Senin, 02 Maret 2026 669

Gubernur Safari Ramadan jati

Pramono Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jakarta

Sabtu, 28 Februari 2026 1055

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2173

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1064

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 637

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1061

IMG 20260722 WA0108

JF3 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 496

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks