Kebijakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Disambut Positif

Rabu, 12 November 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Budhy Tristanto 1049

Kebijakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Disambut Positif

(Foto: doc)

Kebijakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan insentif penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), disambut positif anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Syafi Fabio Djohan.

"Langkah win-win solution bagi semua pihak,” 

Dia menilai, kebijakan ini memberikan manfaat bagi masyarakat karena beban pajak mereka berkurang dengan dihapuskannya denda. Sedangkan bagi Pemprov DKI ada potensi peningkatan pendapatan menjelang akhir tahun anggaran.

“Jadi, ini langkah win-win solution bagi semua pihak,” ungkapnya.

Syafi juga mengapresiasi sistem pelayanan yang diterapkan Pemprov DKI karena berjalan otomatis dan sederhana. Dengan sistem ini, kata Syafi, akan mendorong warga untuk segera melunasi kewajiban pajaknya.

“Yang juga patut diapresiasi adalah mekanismenya yang otomatis, sehingga warga tidak perlu repot mengajukan permohonan penghapusan denda. Ini bentuk pelayanan publik yang responsif dan efisien,” tutur Syafi.

Agar kebijakan Pemprov DKI ini hasilnya bisa optimal, Syafi meminta sosialisasi dilakukan lebih massif dan terarah.  

"Sosialisasi harus sampai ke tingkat RW dan kelurahan, bahkan bisa melibatkan komunitas otomotif dan ojek daring. Masih banyak warga yang belum tahu soal penghapusan otomatis ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan, pentingnya membangun budaya taat pajak yang dilandasi rasa saling menghargai antara pemerintah dan masyarakat.

“Ke depan, mungkin bisa dipertimbangkan adanya insentif bagi warga yang selalu tepat waktu membayar pajak, misalnya potongan atau penghargaan tahunan. Dengan begitu, budaya taat pajak tumbuh bukan karena penghapusan denda, tapi karena ada rasa dihargai pemerintah,” pungkasnya.

Sekada diketahui, program penghapusan sanksi administrasi ini berlaku untuk pembayaran pokok pajak yang dilakukan mulai 10 November hingga 31 Desember 2025.

Kebijakan tersebut diatur melalui Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0104 Tahun 2025 tentang Pembebasan Sanksi Administratif Secara Jabatan Untuk Jenis Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

BERITA TERKAIT
Layanan Samsat Keliling di Jakarta Timur

DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor dan BBNKB Sampai Akhir 2025

Senin, 10 November 2025 2079

Ketua DPRD Dukung Relaksasi Pajak untuk Jaga Daya Beli Warga

Ketua DPRD Dukung Relaksasi Pajak untuk Jaga Daya Beli Warga

Minggu, 02 November 2025 2117

Strategi Jakarta Wujudkan Kota Sinema di Ideafest 2025

Rano Paparkan Strategi Wujudkan Jakarta Kota Sinema di Ideafest 2025

Sabtu, 01 November 2025 2610

KPwBI Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan acara graduation program JAWARA 2025

BI DKI Komitmen Kembangkan UMKM Berdaya Saing Global

Selasa, 28 Oktober 2025 1272

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6941

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 3759

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5688

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1897

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1258

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks