Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1450

Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

(Foto: Doc)

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan pelaksanaan program Sekolah Swasta Gratis (SSG) berjalan optimal, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.

Hal itu disampaikan Subki saat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 bersama Disdik.

"sebagian besar sudah diakomodir,"

Menurut dia, mayoritas usulan hasil reses anggota Komisi E telah diakomodir oleh Disdik. Kondisi tersebut dinilai menjadi kabar baik karena aspirasi warga dapat ditindaklanjuti Pemprov DKI.

“Cukup menarik hari ini karena Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan beberapa usulan reses, sebagian besar sudah diakomodir. Itu buat kita anggota Komisi E menggembirakan, karena aspirasi masyarakat bisa diterima,” ujar Subki, Senin (25/5).

Ia menambahkan, sejumlah pembangunan sekolah baru juga telah dipersiapkan dan segera dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan masyarakat.

Selain itu, Subki menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi ketat terhadap pelaksanaan program SSG agar berjalan maksimal dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kita minta monitoring yang ketat terkait pelaksanaan SSG supaya tidak ada kekacauan dan tidak ada penyimpangan di bawah. Karena kita ingin SSG ini benar-benar gratis,” katanya.

Ia berharap, tidak ada pungutan maupun beban tambahan yang masih dibebankan kepada masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut.

Di sisi lain, Subki juga mendorong adanya perhatian terhadap madrasah swasta agar tidak terjadi ketimpangan dengan program sekolah swasta gratis. Pemprov DKI, menurut dia, dapat mengalokasikan hibah bagi madrasah swasta sebagai bentuk dukungan pendidikan yang lebih berimbang.

“Kita ingin ada keseimbangan. Paling tidak kalau sudah ada 103 sekolah gratis, di sisi madrasahnya ada juga yang dibantu, supaya mereka tidak ditinggalkan,” ucapnya.

Subki menilai, langkah tersebut penting untuk mencegah perpindahan siswa dari madrasah ke sekolah swasta gratis akibat perbedaan biaya pendidikan.

Lebih lanjut, Komisi E meminta, Disdik mengkaji kemungkinan pengalokasian anggaran bagi program madrasah swasta gratis dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Meski demikian, Subki menyampaikan, saat ini belum ada rencana penambahan jumlah sekolah swasta gratis dalam RKPD 2027. Menurutnya, setiap kebijakan harus mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.

“Kita juga harus melihat kemampuan keuangan. Tidak etis juga kalau tuntutannya dinaikkan sementara kemampuan keuangannya terbatas,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi E dan Disdik Bahas Evaluasi Program SSG pada LKPJ 2025

Komisi E dan Disdik Bahas Evaluasi Program SSG pada LKPJ 2025

Rabu, 22 April 2026 1011

Sekolah swasta jati

Pemprov DKI Siap Tambah Jumlah Sekolah Gratis

Kamis, 30 April 2026 1191

Komisi E Minta Program Sekolah Swasta Gratis Setara dengan Negeri

Dewan Minta Program Sekolah Gratis Kedepankan Prinsip Keadilan dan Kualitas

Jumat, 18 Juli 2025 978

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7673

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2940

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2333

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1819

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 2145

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks