Panen Serentak Labu Madu di Jakarta Selatan Hasilkan 1,1 Ton

Selasa, 26 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1779

Walikota jaksel anwar labu madu tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat mengadakan panen serentak labu madu di 167 lokasi. Hasilnya, sebanyak 1,1 ton labu madu berhasil dipanen.

"Penguatan ketahanan pangan"

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, panen serentak ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan keluarga, optimalisasi pemanfaatan lahan perkotaan, serta penguatan gerakan urban farming di Jakarta Selatan.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam budi daya tanaman pangan yang produktif dan bernilai ekonomi," ujarnya, saat melakukan panen serentak terpusat di Kelompok Tani Apel, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Selasa (26/5). 

Anwar menjelaskan, kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan dan digalakkan. Para camat dan lurah senantiasa diminta memberikan dukungan kepada kader lingkungan agar terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di Jakarta.

"Melalui penguatan ketahanan pangan lokal, Jakarta Selatan tidak akan selalu bergantung pada pasokan dari daerah penyangga," terangnya.

Menjelang purna tugas, Anwar juga berpesan kepada pimpinan yang baru agar program-program ketahanan pangan yang telah berjalan dengan baik dapat terus dilanjutkan.

"Jangan sampai program yang sudah berjalan baik terhenti. Sinergisitas ini harus terus ditingkatkan karena rekam jejaknya sudah ada, didukung oleh LMK, RW, dan RT yang lengkap. Jika kita bekerja sama secara masif, insyaAllah semua rencana akan terlaksana dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Diah Anwar menambahkan, panen dilaksanakan di 167 lokasi yang terdiri dari 75 lokasi urban farming TP PKK, 62 RPTRA, serta 30 lahan kelompok tani dan urban farming.

Selain menghasilkan 1,1 ton labu madu, panen hari ini juga menghasilkan 710,5 kilogram sayuran, seperti pakcoy, kangkung, cabai, terong, tomat, dan bayam. Kemudian, sebanyak 295 kilogram buah-buahan serta 150 kilogram ikan nila dan lele.

"Kegiatan panen, khususnya labu madu ini, menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan pertanian perkotaan yang berkelanjutan," bebernya.

Ia menuturkan, labu madu dipilih sebagai salah satu komoditas unggulan karena kaya akan serat, vitamin A, vitamin C, dan beta karoten. Kandungan tersebut dinilai baik untuk mendukung kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta menjaga kesehatan jantung.

Labu madu juga memiliki nilai gizi yang baik apabila dikonsumsi atau dibagikan kepada anak-anak stunting guna mendukung pertumbuhan anak.

"Saya berharap pengembangan tanaman ini dapat lebih masif lagi karena ketahanan pangan lingkungan sangat baik untuk meningkatkan perekonomian dan kesehatan warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Iin Panen Sayuran dan Padi di Rooftop Kantor Lurah Tangki 4

Iin Panen Padi di Rooftop Kantor Lurah Tangki

Jumat, 22 Mei 2026 1123

Panen jagung anita

Panen Jagung Warnai Semangat Harkitnas di Pulau Untung Jawa

Rabu, 20 Mei 2026 438

Kelompok Budidaya di Pulau Pari Panen 6 Ton Rumput Laut

Enam Ton Rumput Laut Telah Dipanen di Pulau Pari

Rabu, 06 Mei 2026 903

BERITA POPULER
Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1844

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 655

IMG 20260831 WA0140

27 Unit Pemadam Berhasil Atasi Kebakaran di Batu Ceper

Senin, 31 Agustus 2026 380

Wagub rano paripurna apbdp bilal

Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

Senin, 31 Agustus 2026 386

UPK Kota Tua Hadirkan Pertunjukan Merdeka Dalam Rasa

UPK Kota Tua Hadirkan Pertunjukan Merdeka Dalam Rasa

Sabtu, 29 Agustus 2026 605

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks