Pelajar SDN Meruya Selatan 01 Diduga Keracunan MBG Sudah Ikuti KBM

Selasa, 04 November 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1198

Papan Nama SDN Meruya Selatan 01

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II dan Suku Dinas Kesehatan memastikan sebanyak 20 peserta didik SDN Meruya Selatan 01, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (29/10) sudah tertangani dengan baik.

"Kondisinya sudah sehat dan stabil"

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Ali Mukodas mengatakan, dari 20 peserta didik yang mengalami muntah dan mual,  tujuh di antaranya sempat dibawa ke RSUD Kembangan.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan observasi dan diberikan obat, ketujuh peserta didik itu sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya sudah sehat dan stabil," ujarnya, Selasa (4/11).

Ali menjelaskan, 13 peserta didik lainnya langsung ditangani dokter Puskesmas di sekolah. Kemudian, diberikan obat dan setelah dinyatakan pulih serta sehat, mereka langsung diperbolehkan pulang. 

"Keesokan harinya, sebanyak 20 peserta didik itu sudah masuk sekolah, mengikuti kegiatan belajar dan mengajar (KBM) seperti biasa," ujarnya, Selasa (4/11).

Ali menegaskan, pihaknya sudah menghentikan sementara pemberian MBG di SDN Meruya Selatan 01 hingga menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan di Labkesda DKI Jakarta selesai.

Ali menambahkan, ke depan pihaknya akan melibatkan para pihak untuk  pendampingan pelaksanaan program Makan MBG di SDN Meruya Selatan 01. 

"Kita melakukan pendampingan dari sekolah untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak karena kejadian ini baru kali pertama terjadi di Jakarta Barat," terangnya.

Wakil Kepala SDN Meruya Selatan 01, Nur Syamsiyah menuturkan, pihaknya juga  sudah melakukan koordinasi dan musyawarah dengan para orang tua peserta didik terkait pelaksanaan program MBG.

"Kita akan lakukan yang terbaik agar peserta didik di sini dipastikan gizinya terpenuhi melalui makanan dan minuman aman konsumsi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan, pihak telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan. 

"Kami juga telah melakukan pengamanan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Selain itu, kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi dari instansi terkait," tegasnya. 

Erizon menambahkan, Puskesmas secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG. 

"Perlu komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitasi pangan olahan siap santap ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ratusan Penyedia Makanan SPPG di Kepulauan Seribu mengikuti edukasi Keamanan Pangan

120 Penyedia MBG di Kepulauan Seribu Utara Ikuti Bimtek Keamanan Pangan

Minggu, 19 Oktober 2025 1168

Suasana Bimtek Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah II

1.661 Penjamah Makanan SPPG di Jakut dan Jaktim Diedukasi Keamanan Pangan

Senin, 13 Oktober 2025 1175

Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di Tanjung Priok

Penyedia MBG di Tanjung Priok Diberi Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji

Rabu, 01 Oktober 2025 1394

Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis di dapur SPPG Palmerah

Dinkes DKI Percepat Sertifikasi Higiene Sanitasi SPPG

Senin, 06 Oktober 2025 1642

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 4118

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5552

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1415

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1013

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1983

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks