1.661 Penjamah Makanan SPPG di Jakut dan Jaktim Diedukasi Keamanan Pangan

Senin, 13 Oktober 2025 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 996

Suasana Bimtek Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah II

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Sebanyak 1.661 penjamah makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara, diedukasi tentang keamanan pangan.

"Penjamah makanan memiliki peran krusial mencegah penyakit akibat makanan."

Edukasi ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah II yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional (BGN), Sabtu (11/10) hingga Minggu (12/10) kemarin.

Untuk wilayah Jakarta Timur, kegiatan dilaksanakan di Hotel Naraya Jalan Pemuda, Jakarta Timur, dan diikuti total 711 peserta dari 15 SPPG.

Sedangkan di wilayah Jakarta Utara, kegiatan diikuti 19 SPPG dengan total 950 peserta di Hotel Redtop Pecenongan.

Bmtek ini menghadirkan narasumber dari BBPOM di Jakarta, Suku Dinas Kesehatan, Persatuan Ahli Gizi (Persagi), Suku Dinas Lingkungan Hidup dan Suku Dinas Pendidikan wilayah 1 serta 2 Jakarta Timur.

Kepala BBPOM di DKI Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar menjelaskan, dalam kegiatan itu pihaknya menekankan pentingnya penerapan prinsip Keamanan Pangan (food safety) selama penerimaan, persiapan dan pengolahan bahan pangan.

Termasuk pengendalian risiko kontaminasi silang, penggunaan bahan makanan yang aman, serta penerapan Good Hygiene Practices (GHP) di seluruh tahapan pengolahan makanan.

“Penjamah makanan memiliki peran krusial mencegah penyakit akibat makanan. Melalui bimtek ini, kami harap para penjamah makanan semakin paham prinsip keamanan pangan dan menerapkannya dengan baik,” ujar Sofi, melalui rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Senin (13/10).

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni menegaskan, para penjamah makanan merupakan ujung tombak dalam rantai penyediaan makanan pada program Makan Bergizi Gratis.

Karena itu, Ia berharap kegiatan bisa meningkatkan keahlian dan kewaspadaan penjamah makanan mampu mengawal program MBG dengan baik.

"Diharapkan para penjamah makanan memiliki pemahaman yang kuat mengenai keamanan pangan dan gizi, praktik hygiene sanitasi yang baik untuk menjamin pangan bergizi, aman serta tidak tercemar,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
BBPOM di Jakarta bersama Ombudsman RI mengadakan pertemuan

BBPOM di Jakarta Bertekad Raih Predikat WBBM

Selasa, 23 September 2025 1368

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Pengujian

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Pengujian

Jumat, 25 Juli 2025 1783

Suasana Pelatihan Kader Keamanan Pangan Sekolah di aula kantor BBPOM DKI Jakarta

14 Guru di Jaktim Ikuti Pelatihan Kader Keamanan Pangan Sekolah

Jumat, 10 Oktober 2025 508

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12519

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1372

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1321

Ketua dprd suhud alynudin fakhri2

Ketua DPRD Minta Pelaku Usaha Hiburan Tak Gunakan Agama sebagai Gimmick

Rabu, 12 Agustus 2026 685

Penertiban PKL PPKS Kebayoran Lama tiyo

Petugas Gabungan Tertibkan PKL Liar dan PPKS di Kebayoran Lama

Rabu, 12 Agustus 2026 650

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks