Kontribusi Bank Sampah Lestari Lakukan Pemilahan Sejak Dini

Kamis, 11 September 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 2207

Petugas sedang memilah sampah yang ada

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Keberadaan Bank Sampah Lestari RW 11, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat cukup efektif dalam mengatasi permasalahan sampah lingkungan. 

"Menjadi bernilai ekonomi"

Ketua Bank Sampah Lestari, Wike Meilany mengatakan, inisiatif ini berawal pada tahun 2022 melalui obrolan santai di grup WhatsApp para ibu-ibu terkait adanya tumpukan sampah, terutama dari maraknya belanja daring yang mengancam lingkungan. 

"Setelah berkembang menjadi sebuah gerakan besar, lalu Sudin Lingkungan Hidup membina kami yang akhirnya Bank Sampah ini dapat diresmikan tahun 2022 dan mulai aktif mengubah sampah yang biasa langsung dibuang menjadi bernilai ekonomi yang tinggi," ujarnya, Kamis (11/9). 

Wike menuturkan, dari 144 Kepala Keluarga yang ada di lingkungan RW 11, Bank Sampah Lestari kini sudah menjangkau hampir 50 persen warga dalam partisipasi aktif mengumpulkan dan memilah sampah rumah tangga. 

Menurutnya, dalam sekali penimbangan,  berhasil dikumpulkan sampah organik dan anorganik sebanyak 300 sampai 400 kilogram.

"Kalau ditotal tahun ini sejak Januari hingga awal September 2025 kami sudah kumpulkan enam ton sampah," bebernya. 

Ia menambahkan, selain nilai ekonomi datang dari penjualan sampah anorganik, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga berdampak pada perkembangan Bank Sampah dan unsur lainnya seperti membantu pertumbuhan tanaman di urban farming. 

"Kalau hasil dari penimbangan sampah anorganik seluruhnya disumbangkan menjadi kas RW guna kepentingan membangun fasilitas Bank Sampah dan lainnya. Sementara kompos, digunakan untuk mendukung urban farming yang hasil panennya kami jual kepada warga dengan harga terjangkau," ucapnya. 

Ia menuturkan, karena pengelolaan administrasi yang baik, kini RW 11 telah berubah. Melalui konsep Botanical Garden yang sudah ada, lingkungan ini semakin sejuk dan asri. Kesadaran warga pun juga meningkat, tercermin dari penggunaan solar cell dan lampu LED di banyak rumah.

Kemudian, Pos RW 11 saat ini juga sudah menjadi pusat berbagai aktivitas, mulai dari workshop pembuatan sabun dari minyak jelantah, pertemuan rutin hingga aktivitas bermanfaat lainnya. 

"Perjalanan ini adalah bukti nyata niat baik yang tulus bisa mengubah tantangan menjadi peluang. Pada tahun 2024 kami mendapat penghargaan sebagai Bank Sampah terbaik di DKI Jakarta dan kami kini menjadi pelopor ekosistem. Setiap warga bisa berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih baik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank Sampah Nasi Rames Berhasil Kumpulkan 650,8 Kilogram

Bank Sampah Nasi Rames Kumpulkan 650,8 Kilogram Sampah dalam Dua Pekan

Senin, 28 Juli 2025 1137

Petugas SDA mengoperasikan pompa Waduk Pluit, Jakarta Utara

Ini Upaya Mitigasi Banjir dan Penanganan Sampah di Jakarta

Senin, 08 September 2025 3251

Foto bersama saat Proklim RW 04 Sukabumi Utara

RW 04 Sukabumi Utara Optimistis Juara Proklim Tingkat Provinsi

Rabu, 10 September 2025 1305

pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup kegiatan Usaha Kuliner

100 Pelaku UMKM di Jakbar Ikuti Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Selasa, 09 September 2025 1694

BERITA POPULER
Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 2322

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1752

IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 1522

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 2017

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1290

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks