Warga Ciracas Keluhkan Tumpukan Sampah

Selasa, 08 April 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 4115

petugas_kebersihan_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Warga RW 10, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mengeluhkan tumpukan sampah yang makin menggunung. Ironisnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi lebih dari 10 tahun dan tak pernah diangkut. Karena jumlahnya makin banyak, warga terpaksa membakarnya hingga asapnya menimbulkan polusi udara.

Bahkan kalau banjir, sampahnya ikut hanyut dan masuk ke rumah-rumah warga. Apalagi saluran air di sekitar pembuangan sampah sangat kecil. Lebarnya hanya 15 sentimeter dan kedalamannya 10 sentimeter. Sehingga kalau hujan parah banjirnya

Sampah tersebut merupakan buangan dari warga RT 01, 02 dan 03 RW 10 Ciracas. Warga terpaksa membuang ke lahan tersebut lantaran tak adanya lokasi pembuangan sementara (LPS). Namun sayangnya, sampah tersebut tak pernah diangkut petugas kebersihan, kendati warga sudah berulangkali bersurat ke kelurahan dan kecamatan.

Abas (63), warga RT 01/10 menuturkan, sampah menggunung sejak 10 tahun silam. Sampah yang tak pernah diangkut  itu, terpaksa dibakar warga agar jumlahnya berkurang. Sebab, jika tidak dibakar akan menimbulkan bau tak sedap dan mengundang banyak belatung ke pelataran rumah warga.

"Bahkan kalau banjir, sampahnya ikut hanyut dan masuk ke rumah-rumah warga. Apalagi saluran air di sekitar pembuangan sampah sangat kecil. Lebarnya hanya 15 sentimeter dan kedalamannya 10 sentimeter. Sehingga kalau hujan parah banjirnya," ujar Abas, Selasa (8/4).

Menurutnya yang membuat warga kesal, sampah terus dibiarkan sementara iuran sebesar Rp 6.000 untuk uang kas RT (termasuk penanganan sampah) dan Rp 4.000 untuk PKK, tetap dibebankan kepada warga. Padahal akibat sampah tersebut, sudah banyak warga yang terkena penyakit, mulai dari muntaber, sesak nafas hingga demam berdarah dengue (DBD).

Terkait hal tersebut, Kasudin Kebersihan Jakarta Timur, Apul Silalahi saat dikonfirmasi via ponsel mengatakan, akan mengecek ke lokasi tersebut. Ia sendiri mengaku belum mendapatkan laporan dari warga maupun pihak kelurahan/kecamatan. Namun, ia berjanji segera mengangkut seluruh sampah tersebut.

"Nanti akan kita cek lokasi dulu, kalau memang terjadi penumpukan, akan kita bersihkan. Memang selama ini kami tak menerima laporan warga. Jadi kami belum tahu kondisi sebenarnya," ucapnya.

BERITA TERKAIT
sampah_menumpuk_digerobak_hendi.jpg

Warga Tambora Keluhkan Tumpukan Sampah

Selasa, 08 April 2014 5083

jokowi_balkot_jas_yossy.jpg

Temui Ahok, Jokowi Bahas Waduk dan Sampah

Kamis, 03 April 2014 3335

sampah_menumpuk_digerobak_hendi.jpg

Sampah di Kelurahan Tomang Dibiarkan Menumpuk

Selasa, 01 April 2014 4212

Tumpukan-Sampah-Kedoyautara-II.jpg

TPS Lenteng Agung Kelebihan Kapasitas

Sabtu, 29 Maret 2014 4153

sampah_papanggo_jakut_diangkut_devi.jpg

5 Truk Dikerahkan Angkut Sampah dari Papanggo

Jumat, 28 Maret 2014 3730

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2173

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks