Kamis, 03 April 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
3089
(Foto: doc)
Pemandangan tak biasa terjadi di Balaikota. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tiba-tiba menyambangi ruangan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, tidak ada masalah khusus yang dibicarakan dalam pertemuan tertutup tersebut, selain membahas masalah ibu kota.
Jokowi mencontohkan salah satu yang dibicarakan mengenai pembangunan waduk di Jakarta. Pasalnya, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang membuat 24 waduk baru, yang tersebar di lima wilayah. "Biasa ketemu kok. Banyak yang dibicarakan waduk misalnya. Kita sudah mulai, pertama Waduk Marunda, Pondok Ranggon, dan Giri Kencana. Minggu depan kita akan mulai lagi Waduk Nusa Kencana di Rorotan," kata Jokowi, usai bertemu Basuki, Kamis (3/4).
Diakui Jokowi, dirinya tidak memberikan arahan khusus kepada Basuki. Keduanya justru hanya berbicara santai seperti biasanya. Selain waduk, masalah sampah juga menjadi perhatian. Menurut Jokowi, untuk mengatasi sampah di Jakarta jangan hanya terjebak dengan rutinitas saja. Sehingga harus ada yang dikoreksi dan diperbaiki.
"Ya intinya menyiapkan secara administratif hal-hal yang akan kita lakukan, misal perbaiki manajemen sampah, lalu misal mau memulai waduk. Ini dipanggilin semua, kepala dinas dipanggilin. Nusa Kencana kita cek, apakah ada pembebasan lahan? Kalau nunggu pembebasan lahan tidak mulai. Dicek yang perlu dibebaskan berapa? Yang penting mulai dulu, jangan nunggu semua rampung baru dimulai," tegasnya.
Pertemuan tersebut jarang sekali dilakukan Jokowi. Biasanya Basuki yang mendatangi Jokowi di lantai 1. Kendati demikian, Jokowi menampik jika kedatangannya ke ruangan Basuki, untuk menitipkan Jakarta. "Ini biasa kok, kalian saja yang tidak tahu," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
1900
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
633
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
730
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital