Sebanyak lima unit truk pengangkut sampah dan satu backhoe dikerahkan ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Gg 21, RW 07, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sampah-sampah di lokasi tersebut selama ini telah menggunung sehingga membuat lingkungan sekitar kotor dan berpotensi menyebarkan penyakit.
Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok, Junjungan Sihombing mengatakan, pengiriman truk tersebut selain untuk mengangkut sampah di TPS RW 07, juga untuk mengangkut sampah di TPS lain yang ada di wilayah Tanjung Priok.
Ia mengaku, selama ini kendala teknis yang menghambat kendaraan pengangkut sampah ke wilayah tersebut, karena terdapat jalan yang rusak. Sebab, jalan di sisi tol (pinggir kali), penghubung antara RW 10 dan RW 12 Kelurahan Warakas yang merupakan satu-satunya akses jalan kendaraan pengangkut sampah menuju TPS RW 07 rusak dan sulit dilalui kendaraan berat.
"Kalau hujan kendaraan kami tidak bisa masuk, karena bisa membahayakan sopir kami. Kebetulan hari ini cuacanya panas dan tanah di sana juga bisa dilalui, maka kami segera kirimkan kendaraan kami," ujarnya, Jumat (28/3).
Pihaknya sendiri sudah mengajukan perbaikan ruas jalan yang menjadi akses masuknya mobil pengangkut sampah kepada Camat Tanjung Priok pada tanggal 19 Maret, agar selanjutnya bisa ditindaklanjuti oleh Sudin PU Jalan. "Surat itu ditujukan kepada Kasudin PU Jalan untuk memperbaiki jalan di sana, agar kendaraan kami juga mudah masuk," tambahnya.
Maryani (58) Warga Warakas I, Gg 19 RT 11 RW 12, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, mengaku senang dengan diangkutnya sampah yang sudah menggunung tersebut. Sebab, warung klontongnya yang berada tepat di depan TPS kini menjadi lebih bersih dan bisa mendatangkan pelanggan lebih banyak lagi.