Belum Ada Peningkatan Jumlah Pemudik di Terminal Tanjung Priok

Jumat, 16 April 2021 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Erikyanri Maulana 1837

Terminal Bus Tanjung Priok Tutup Layanan Bus AKAP Selama 6-17 Mei 2021

(Foto: Rezki Apriliya Iskandar)

Memasuki hari keempat Ramadan 1442 Hijriah atau Jumat (16/4), suasana di Terminal Antar Kota Antar Privinsi (AKAP) Tanjung Priok, Jakarta Utara masih terlihat lengang. Calon penumpang yang datang juga terlihat hanya beberapa saja dan itu dapat dilihat di depan loket-loket bus yang tersedia. Jumlah bus yang diberangkatkan pun tampak belum terlihat adanya peningkatan.

Kami sudah sosialisasikan kebijakan larangan mudik terhitung mulai tanggal 6-17 Mei 2021,

Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Surya Alam mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus menyosialisasikan larangan mudik Lebaran tahun 2021 kepada perusahaan otobus (PO) maupun calon penumpang.

"Kami sudah sosialisasikan kebijakan larangan mudik terhitung mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Dipastikan pada tanggal tersebut Terminal Tanjung Priok tidak melayani transportasi umum bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)," ujar Mulya, Jumat (16/4).

Dikatakan Mulya, kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Karena itu, ia pun mengimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik supaya mempertimbangkannya kembali.

Sementara itu Pengurus PO Haryanto di Terminal Tanjung Priok, Ahmad mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi kebijakan larangan mudik dari pengelola terminal.

"Jujur kami tentu keberatan dengan adanya kebijakan larangan mudik karena itu akan berdampak pada penghasilan kami. Terlebih selama pandemi pendapatan kami juga jauh menurun. Tapi bagaimanapun kami harus mematuhi kebijakan pemerintah. Harapan kami semoga pandemi ini segera berakhir dan aktivitas kembali normal," tuturnya.

Sementara itu, Muklis (34), salah seorang calon penumpang bus tujuan Sampang, Madura menambahkan, karena adanya larangan mudik Lebaran, ia memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya lebih awal. Selain ingin berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung halaman ternyata ada faktor lain juga yang mempengaruhi keputusannya itu.

"Saya pulang kampung karena terdampak pandemi. Pekerjaan saya terganggu jadi saya pulang duluan ke kampung halaman. Harapan saya kondisi ekonomi cepat pulih dan pandemi cepat berakhir. Soalnya pengaruhnya sangat besar dirasakan oleh kami masyarakat menengah ke bawah. Penghasilan saya sangat berkurang selama pandemi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tiga Terminal di DKI Sediakan Layanan GeNose C19

Empat Terminal di Jakarta Sudah Sediakan GeNose C19

Senin, 05 April 2021 3567

Pengelola Terminal Tanjung Priok Perketat Pengawasan Kesehatan Awak Bus

Pengawasan Kesehatan Awak Bus di Terminal Tanjung Priok Diperketat

Jumat, 18 Desember 2020 2540

Dishub DKI Lakukan Uji Kelaikan Bus AKAP di Empat Terminal

Dishub DKI Lakukan Uji Kelaikan Bus AKAP di Empat Terminal

Jumat, 18 Desember 2020 2622

Pelanggar PSBB di Terminal Tanjung Priok Ditindak

Pelanggar PSBB di Terminal Tanjung Priok Ditindak

Selasa, 29 September 2020 1850

52 Pelanggar PSBB Dihukum Kerja Sosial di Tanjung Priok

52 Pelanggar PSBB Dihukum Kerja Sosial di Tanjung Priok

Rabu, 20 Mei 2020 1911

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7391

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1324

IMG 20260714 WA0016

Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

Selasa, 14 Juli 2026 981

Kelurahan berprestasi fakhri

Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

Senin, 13 Juli 2026 911

GAMAS ayah antar sekolah slbn 02 otoy

GAMAS Dorong Peran Ayah Antar Anak di di SLBN 02 Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 806

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks