DKI-NTT Matangkan Kerja Sama Pembibitan Sapi Lokal

Kamis, 26 Februari 2015 Reporter: Andry Editor: Erikyanri Maulana 5403

DKI Matangkan Kerjasama Pembibitan Sapi Lokal dengan NTT

(Foto: Andry)

Pemprov DKI Jakarta bersama Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan kerja sama program swasembada sapi di ibu kota. Bentuk kerja sama antar daerah itu nantinya berupa pembibitan sapi lokal betina di wilayah Kabupaten Kupang, NTT yang akan dikelola BUMD Dharma Jaya bersama Dinas Kelautan, Perikananan dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta.

Kalau dulu kita hanya mendatangkan sapi. Yang akan kita lakukan sekarang membuat strategi pembibitan

Direktur Utama (Dirut) Dharma Jaya, Marina Ratna Dewi mengatakan, pembibitan sapi lokal di wilayah NTT ini dilakukan menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat yang melarang impor sapi dari Australia. Berangkat dari hal itu, Pemprov DKI memulai program swasembada sapi berupa pembibitan sapi lokal di daerah. "Perlu disadari, pembibitan sapi ini kita lakukan ketika pemerintah melakukan penyetopan sapi impor," katanya di Balaikota, Rabu (26/2).

Dikatakan Marina, penyetopan impor sapi dari luar itu sangat beresiko tinggi terhadap pasokan kebutuhan daging di ibu kota. Sehingga, Pemprov DKI berinisiatif melakukan pembibitan sapi lokal di daerah Kupang dengan menggandeng pemerintah daerah setempat. "‎Untuk memenuhi kebutuhan daging di DKI, kita berupaya menggunakan sapi lokal tapi dengan kepastian dan konsisten tidak boleh memotong sapi betina produktif," katanya.

Ia mengungkapkan, untuk mendukung program swasembada sapi lokal melalui ujicoa pembibitan sapi betina di wilayah Kupang NTT ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar yang berasal dari dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP).

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Darjamuni menambahkan, ujicoba pembibitan sapi lokal di wilayah Kupang, NTT merupakan strategi untuk memenuhi kebutuhan daging di Jakarta. "Kalau dulu kita hanya mendatangkan sapi. Yang akan kita lakukan sekarang membuat strategi pembibitan," ‎ucapnya.

Ia mengungkapkan, kebutuhan sapi di wilayah Jakarta perhari mencapai 1.000 ekor atau setara‎ dengan 161 ton. Pemprov NTT sendiri bisa menyiapkan 36 ribu ekor sapi untuk disuplai ke wilayah ibu kota tiap tahun. "Kalau ujicoba pembibitan ini berhasil, kebutuhan‎ daging sapi kita bisa terpenuhi tanpa harus tergantung pada impor dari luar negeri. Selain itu, kita juga bisa selamatkan sapi lokal," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kupang, Ayu Titu Eki mengaku siap membantu Pemprov DKI untuk menyediakan lahan bagi pembibitan sapi lokal di wilayahnya. "Untuk lahan dan tenaga kerja kita siap. Kalau DKI Jakarta mau punya tempat pembibitan di Kupang, kita siap fasilitasi, termasuk berapa banyak lahan yang dibutuhkan kami siap," tandasnya.

BERITA TERKAIT
NTT Suplai 15 Persen Kebutuhan Daging Sapi Jakarta

NTT Pasok 15 Persen Kebutuhan Daging Sapi Jakarta

Jumat, 20 Februari 2015 5027

basuki taman mini

DKI dan NTT Kerja Sama Penyediaan Sapi

Sabtu, 14 Februari 2015 4819

Cukupi Pasokan Daging Sapi, DKI Kerjasama dengan NTT

Cukupi Pasokan Daging Sapi, DKI Kerjasama dengan NTT

Senin, 22 Desember 2014 4933

jokowi ntt daging

NTT Bakal Pasok Daging ke Jakarta

Selasa, 29 April 2014 4877

Hadapi MEA, Forum MPU Bicarakan Kedaulatan Pangan

Kerja Sama MPU Tekankan Pentingnya Kedaulatan Pangan

Kamis, 27 November 2014 5330

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5947

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 958

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 772

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 757

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 620

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks