Dinas KPKP Dorong Masyarakat Lakukan Diversifikasi Pangan Lokal

Senin, 05 Oktober 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 6641

Dinas KPKP Dorong Masyarakat Lakukan Diversifikasi Pangan Lokal

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk bisa melakukan gerakan diversifikasi pangan lokal.

Sejalan dengan motto kenyang tidak harus nasi, maka sudah saatnya kita pun harus mencoba mengkonsumsi pangan sumber karbohidrat selain nasi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, mengkonsumsi pangan lokal lebih aman, sehat, dan segar.

Pasalnya, untuk mendatangkan pangan tersebut tentu lebih cepat, tidak memerlukan waktu berbulan-bulan dan tidak memerlukan perlakuan khusus untuk menjaga mutu pangannya.

"Untuk itu masyarakat harus paham, bahwa pangan yang aman, sehat, dan segar adalah bersumber dari pangan yang diproduksi oleh petani kita. Baik buah buahan, sayuran, dan berbagai  jenis pangan sumber karbohidrat," ujar Eli, Senin (4/10).

Eli menjelaskan, Indonesia kaya akan berbagai jenis buah buahan, sayuran, dan pangan sumber karbohidrat seperti beras, singkong, ubi, jagung, sagu, dan lain-lain. Dengan mengkonsumsi pangan lokal, selain bisa mendapatkan pangan lebih mudah, segar, aman dan sehat juga akan membantu petani kita lebih sejahtera.

"Kita punya pangan lokal yang sangat beragam dan tentu ini adalah potensi sumber pangan yang harus dimasyarakatkan," ucap Eli.

Dia merinci, Jakarta punya beragam buah lokal seperti salak condet, duku condet, rambutan, jambu biji, jambu air, mangga, alpukat cipedak, pepaya, pisang dan lain-lain.

Demikian pula halnya dengan berbagai jenis sayuran lokal dan pangan sumber karbohidrat seperti singkong, ubi, jagung dan sebagainya.

"Saat ini sudah banyak inovasi pengolahan berbagai jenis pangan lokal dan juga telah banyak dipublikasikan kepada masyarakat, rasanya pun tak kalah menarik lezatnya dengan beragam pilihan  rasa," ungkap Eli.

Eli mengajak masyarakat untuk mulai mengkonsumsi berbagai jenis pangan lokal segar dan olahannya untuk kemandirian pangan.

"Sejalan dengan motto kenyang tidak harus nasi, maka sudah saatnya kita pun harus mencoba mengkonsumsi pangan sumber karbohidrat selain nasi, pilihannya ada ubi, talas, jagung, gembili, singkong, dengan berbagai ragam olahannya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP Gelar Bimtek Untuk Puluhan Penyuluh Pertanian

Dinas KPKP Gelar Bimtek Untuk Puluhan Penyuluh Pertanian

Jumat, 02 Oktober 2020 2232

       Disparekraf DKI Izinkan Hotel Buka Paket Isolasi Terkendali

Disparekraf DKI Izinkan Hotel Buka Paket Isolasi Terkendali

Jumat, 02 Oktober 2020 2582

Food Station Luncur Beras Beras Jasmine

Food Station Luncurkan FS Jasmine Rice

Jumat, 02 Oktober 2020 4916

400 Meter Persegi Lahan di Pulau Karya Bakal Ditanami Toga

400 Meter Persegi Lahan di Pulau Karya Bakal Ditanami Toga

Rabu, 30 September 2020 4786

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7156

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4843

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2774

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2568

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1246

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks