Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 28 Mei 2020

Kamis, 28 Mei 2020 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Toni Riyanto 2665

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 28 Mei 2020

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 28 Mei 2020.

1.719 orang telah sembuh 

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, terdapat penambahan 103 kasus positif COVID-19. Sehingga, saat ini total sebanyak 6.929 orang positif di Jakarta, dengan rincian 1.719 orang dinyatakan telah sembuh dan 514 orang meninggal dunia.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, sebanyak 2.055 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.641 orang melakukan self isolation di rumah," ujar Ani, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Ani menjepaskan, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 17.069 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 13.635 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 9.577 orang.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 27 Mei 2020 sebanyak 138.476 sampel. Pada 27 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 2.365 orang, 1.061 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 103 positif dan 958 negatif. 

Rapid test juga masih dilakukan di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 136.854 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 5.665 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 131.189 orang dinyatakan non-reaktif.

Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai.

Sejak 24 April 2020 hingga 27 Mei 2020 pukul 16.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 375.745 Paket Sembako, 154.411 Paket Makan Siap Saji, 28.618 Paket Lebaran, dan 2.344 paket THR untuk warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW. 

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan, yang saat ini terdapat 98 donatur perusahaan/kelompok dan 12 donatur perseorangan. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb

BERITA TERKAIT
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 27 Mei 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 27 Mei 2020

Rabu, 27 Mei 2020 2889

KSBB, Jakarta Care Line Salurkan 86.215 Paket Bansos

KSBB, Jakarta Care Line Salurkan 86.215 Paket Bansos

Rabu, 27 Mei 2020 2187

Wagub Ariza Tinjau Penyerahan Donasi Melalui Baznas Bazis DKI

Implementasi KSBB, Wagub Ariza Tinjau Penyerahan Donasi Melalui Baznas Bazis DKI

Kamis, 21 Mei 2020 2291

Pantau Akses Masuk ke Jakarta, Anies Pastikan Penegakan Pergub 47/2020 Berjalan Baik

Pantau Akses Masuk ke Jakarta, Anies Pastikan Penegakan Pergub 47/2020 Berjalan Baik

Rabu, 27 Mei 2020 2530

Puskesmas Penjaringan Antisipasi Penyebaran Pandemi di Permukiman Padat

Langkah Puskesmas Penjaringan Cegah Penyebaran COVID-19 di Pemukiman Padat

Rabu, 27 Mei 2020 8590

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3059

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 638

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1401

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks