Ahok Heran Banyak Anggaran Muncul Mendadak

Kamis, 06 November 2014 Reporter: Folmer Editor: Dunih 6780

Ahok Heran Banyak Anggaran Muncul Mendadak

(Foto: doc)

Berdasarkan hasil temuan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI tercatat Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) paling banyak ditemukan proyek tidak masuk akal terdapat dalam anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut. Kondisi itu membuat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terheran-heran. Pasalnya, anggaran tersebut muncul secara tiba-tiba tanpa proses terlebih dahulu.

Banyak sekali item anggaran yang muncul tiba-tiba, tidak ada prosesnya, tapi pas sampai di belakang jadi muncul

“Banyak sekali item anggaran yang muncul tiba-tiba, tidak ada prosesnya. Tapi, pas sampai di belakang jadi muncul,” katanya, di Balaikota, Kamis (6/11).

Ia mengatakan, dana siluman bernilai triliunan rupiah selalu ada dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. Namun, jumlah dana siluman pada anggaran 2014 berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang juga masih ada, cuma jumlahnya dikurangi, karena masih ada yang nekat. Tapi, begitu tahu dia main seperti ini, kan langsung kita potong. Makanya Silpa kita tinggi sekali. Banyak sekali proyek-proyek yang tidak berani dikerjakan. Ini sama kasusnya seperti anggaran 2013,” ujarnya.

Basuki mengungkapkan, salah satu contohnya saat kejadian hendak membeli truk sampah pada tahun ini. Pembelian armada truk sampah sudah tersedia anggaran dan pembelian sudah diproses lewat e-katalog. Namun, saat hendak membayar, mendadak anggaran proyek menghilang pada APBD Perubahan.

“Yang lebih lucu lagi, hibah sosial tidak ada proposal pun tiba-tiba bisa ada,” jelas mantan Bupati Belitung Timur itu.

Untuk menghilangkan persoalan dana siluman, Basuki menegaskan, pihaknya akan menerapkan sistem electronic budgeting (e-budgeting) dalam penyusunan APBD DKI 2015.

“Kita harapkan tahun 2015, e-budgeting bisa berfungsi total. Dan kita harapkan tidak ada lagi siluman seperti ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah memecat sejumlah oknum pegawai yang ketahuan memasukkan dana siluman dalam anggaran DKI.

Selain itu, Pemprov DKI juga telah meminta BPKP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meneliti APBD, sehingga dapat menemukan pelanggaran dalam penyusunan anggaran.

“Kalau dipecat, kan sudah dilakukan. Tetapi masalahnya, kesalahannya di mana? Sistem hukumnya saya tidak tahu. Makanya soal pelanggaran, kita serahkan saja kepada aparat yang berwenang untuk melihat ini pelanggaran atau tidak. Ada kerugian negara atau tidak,” tambahnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Terus Berkomitmen Berantas Korupsi

KPK Soroti Penerimaan Pajak DKI

Kamis, 06 November 2014 8174

ahok baju batik korpri

Ahok Ingatkan Camat dan Lurah Laporkan Harta ke KPK

Selasa, 28 Oktober 2014 15636

Tujuannya untuk menghindari adanya praktek korupsi pada pelaksanaan event olahraga terbesar di Asia

KPK dan BPK Dilibatkan dalam Kepanitiaan Asian Games

Selasa, 23 September 2014 7807

Anggaran Siluman di Dinas Kesehatan untuk Pengadaan Alat Damkar

Soal Anggaran Alat Pemadam, Dinkes DKI Belum Butuh

Kamis, 06 November 2014 4477

Sekda Akan Cek Dana Siluman Temuan BPKP

Pakai E-Budgeting, DKI Jamin Tak Ada Dana Siluman

Kamis, 06 November 2014 10323

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1933

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks