Soal Anggaran Alat Pemadam, Dinkes DKI Belum Butuh

Kamis, 06 November 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4603

Anggaran Siluman di Dinas Kesehatan untuk Pengadaan Alat Damkar

(Foto: Yopie Oscar)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membenarkan adanya alokasi anggaran yang tiba-tiba muncul di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 untuk membeli alat pemadam kebakaran. Namun, meski telah dianggarkan, dananya tidak digunakan karena Dinkes DKI tidak membutuhkan alat tersebut.

Ini perlu diklarifikasi. Memang ada uangnya, tapi tidak kami kerjakan kegiatan itu dan menjadi Silpa

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati mengatakan, pihaknya menemukan kegiatan fiktif yang berada pada pos anggaran di dinasnya. Padahal, pihaknya tidak pernah mengajukan kegiatan tersebut. Kendati demikian, anggaran tersebut tidak digunakan. Sehingga menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).

"Ini perlu diklarifikasi. Memang ada uangnya, tapi tidak kami kerjakan kegiatan itu dan menjadi Silpa," kata Dien, seusai mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (6/11).

Anggaran siluman itu, diposkan untuk membeli alat pemadam kebakaran. Anggaran pengadaan alat pemadam kebakaran itu tersebar untuk ditempatkan di suku dinas kesehatan, dinas, puskesmas kelurahan, puskesmas kecamatan, hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Diakui Dien, pembelian alat tersebut bukanlah kewenangannya. Sebab, sudah ada dinas tersendiri yang menanganinya yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB). Dirinya telah melaporkan kepada Basuki bahwa anggaran tersebut tidak akan digunakan.

"Kami tidak usulin itu, untuk apa alat itu? Kalau ada kebakaran atau peristiwa lain ‎kan tinggal telepon pemadam kebakaran. Saya juga tadi sudah ditanya Pak Plt Gubernur (Basuki), saya bilang saja kalau anggaran itu tidak dipakai, ngapain juga dikerjakan," tegas Dien.

Seperti diketahui, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta menemukan adanya kegiatan fiktif di Dinas Kesehatan DKI pada APBD 2014. Setidaknya ada sebanyak 34 kegiatan  yang ditemukan dengan jumlah anggaran siluman sebesar Rp 33,442 miliar.

BERITA TERKAIT
Sekda Akan Cek Dana Siluman Temuan BPKP

Pakai E-Budgeting, DKI Jamin Tak Ada Dana Siluman

Kamis, 06 November 2014 10435

saefullah sekda pemprov DKI Jakarta

APBD 2015, DKI Fokus Atasi Banjir dan Jalan Rusak

Rabu, 05 November 2014 12920

APBD DKI 2014 Defisit Rp 12 Triliun

APBD 2014 Defisit, Pemprov DKI Tetap Optimis

Rabu, 05 November 2014 8548

saefullah sekda pemprov DKI Jakarta

APBD 2015 Dinilai Realistis

Rabu, 05 November 2014 5976

Penetapan APBD 2015 Ditargetkan Desember

Sekda Berharap APBD 2015 Disahkan Desember

Selasa, 04 November 2014 8175

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7147

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4836

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2398

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2541

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1207

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks