Balita Diduga Dianiaya Suster Penitipan Anak

Rabu, 03 September 2014 Reporter: Andry Editor: Widodo Bogiarto 9242

Balita 14 Bulan Diduga Dianiaya Suster Penitipan Anak

(Foto: doc)

Nasib malang menimpa Ran, bocah laki-laki berusia satu tahun dua bulan ini diduga menjadi korban penganiayaan oleh suster atau pengasuhnya di tempat penitipan anak Baby Daycare Pertamina di Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Balita bernama Ran yang berusia satu tahun dua bulan mengalami luka memar di bagian pipi. Sempat dibawa pihak keluarganya berobat ke klinik dan baru melapor ke sini kemarin

Terungkapnya dugaan penganiayaan terhadap Ran tersebut diketahui saat ibu kandung korban, Lisa (30), curiga melihat pipi kiri anaknya terdapat luka memar, Jumat (29/8). Saat Lisa menanyakan apa penyebab luka di pipi anaknya, salah satu suster dengan enteng menjawab jika bayi laki-laki itu terjatuh dari kereta dorong.

Karena curiga, ibu korban selanjutnya meminta rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di setiap ruangan di tempat penitipan anak tersebut. Dalam tayangan ulang CCTV itulah diketahui ada adegan seorang suster sedang membentak dan memaki-maki korban.

Berbekal rekaman CCTV tersebut, Lisa kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (2/9). Orangtua korban melaporkan penanggungjawab Baby Daycare Pertamina dengan nomor laporan 1172/K/IX/2014/ Restro Jakarta Pusat

"Balita bernama Ran yang berusia satu tahun dua bulan mengalami luka memar di bagian pipi. Sempat dibawa pihak keluarganya berobat ke klinik dan baru melapor ke sini kemarin," kata Kompol Aslan, Kepala SPK Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (3/9).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja menambahkan, pihaknya sampai kini masih mempelajari laporan dan bukti rekaman CCTV yang dibuat pelapor. Apabila kasus dugaan penganiayaan balita ini benar, pihak penitipan anak  Baby Daycare Pertamina bisa dikenakan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Jika terbukti kami akan memanggil penanggungjawab tempat penitipan anak itu untuk dimintai keterangan," tegas Tatan.

BERITA TERKAIT
 Satu Balita di Panti Sosial Ceger Terjangkit HIV

Satu Balita di Panti Sosial Ceger Terjangkit HIV

Jumat, 25 April 2014 10166

Pasalnya, anak - anak tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk bermain.

Basuki Sedih Anak-anak Minim Tempat Bermain

Rabu, 20 Agustus 2014 8761

sekolah paud di tutup sementara budi

Guru Lecehkan Siswa, KB Saint Monica Ditutup

Rabu, 14 Mei 2014 5413

bayi terkena razia

Bayi Terjaring dalam Razia PMKS

Selasa, 15 April 2014 6398

ilustrasi_orang_meninggal.jpg

Ridwan, Bocah Gizi Buruk Itu Akhirnya Meninggal

Jumat, 18 Juli 2014 6792

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7128

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4816

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1958

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2493

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1054

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks