Ridwan, Bocah Gizi Buruk Itu Akhirnya Meninggal

Jumat, 18 Juli 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Agustian Anas 6515

ilustrasi_orang_meninggal.jpg

(Foto: doc)

Ridwan, bocah laki-laki penderita gizi buruk asal Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya meninggal dunia. Bocah berusia 6 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumah kontrakan orangtuanya di RT 15/09, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jumat (18/7). Sebelum meninggal, putra kedua pasangan Rukmin (38) dan Dharmanto (38) itu sempat dirawat selama tiga pekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja.

Kata dokter, radang tenggorokan kronis, kalau gizi buruknya memang sudah lama. Sempat sepekan di ruang ICU, terus sempat membaik. Makanya, saya bawa pulang

Ibunda almarhum, Rukmini, mengakui anaknya sudah menderita gizi buruk sejak tahun 2010 silam. Dia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan gizi keluarganya karena hanya berprofesi sebagai buruh cuci. Ditambah lagi, sang suami hanya sebagai tukang parkir.

Rukmini menuturkan, sebelum meninggal, Ridwan sempat dirawat selama tiga pekan di RSUD Koja. Namun, karena kondisinya sudah membaik dan merasa tidak bisa menjaga dengan optimal saat dirawat di rumah sakit, akhirnya Ridwan dibawa pulang ke rumah.

"Kata dokter, radang tenggorokan kronis. Kalau gizi buruknya memang sudah lama. Setelah dirawat selama sepekan di ruang ICU, kondisinya terus membaik. Makanya, saya bawa pulang," sesalnya.

Kepala Puskesmas Kelurahan Kebon Bawang, dr Yanti, mengatakan, selama ini pihaknya sudah menangani Ridwan dengan baik. Sejak diketahui mengalami gizi buruk, pihaknya memberikan penanganan, namun kerap diabaikan keluarga almarhum.

"Saya ketemu Ridwan waktu usianya 2,5 tahun, memang sudah gizi buruk. Kami beri makanan tambahan dan susu, tapi mulai Mei 2010 orangtuanya sudah tidak ambil lagi, dengan alasan anaknya tidak suka," katanya.

Kemudian, lanjut Yanti, ia kembali menangani Ridwan pada Agustus 2010. Ia memberikan makanan tambahan dan susu, tapi ibunya kembali menolak dengan alasan serupa.

Saat kondisi Ridwan semakin parah di usia 3 tahun hingga tidak bisa jalan, kata Yanti, pihaknya sempat memberikan surat rujukan untuk dirawat di rumah sakit. "Sudah kami buatkan surat rujukan, tapi ibunya menolak dengan alasan tidak ada yang menunggu di rumah sakit, karena dia sibuk bekerja sebagai buruh cuci," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
ade_fitria_budi.jpg

Anak Nelayan Terkena Gizi Buruk

Kamis, 06 Februari 2014 3615

pelantikan_kepsek_puskesmas_7.jpg

Dilantik Jokowi, Kepala Puskesmas Hasil Lelang Terharu

Jumat, 21 Maret 2014 6218

Pemprov DKI Akan Tingkatkan Kesehatan Lansia

Pemprov DKI Akan Tingkatkan Kesehatan Lansia

Rabu, 18 Juni 2014 5618

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 4819

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 785

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 628

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 614

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 573

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks