Pengerukan Embung Aselih Sudah 30 Persen

Selasa, 06 Juni 2017 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Rio Sandiputra 2433

Sudin SDA dan Kadis SDA Pantau Pemeliharaan Embung Aselih

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Pengerjaan pengerukan Embung Aselih, di Jalan Aselih, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan sudah mencapai 30 persen. Pengerukan dilakukan untuk menambah daya tampung waduk, dengan kedalaman mencapai empat meter.

Saat ini sudah mencapai 30 persen pengerjaanny. Rencananya pengerukan dilakukan hingga kedalaman tiga sampai empat meter

"Saat ini sudah mencapai 30 persen pengerjaannya. Rencananya pengerukan dilakukan hingga kedalaman tiga sampai empat meter," ujar Holi Susanto, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Selasa (6/6).

Menurut Holi, proses revitalisasi embung untuk tahun ini hanya sebatas pengerukan untuk memperdalam agar daya tampungnya bertambah. Dan direncanakan tahun depan akan dibangun sarana dan prasarana pendukungnya.

"Tahun ini akan kami biarkan alami. Tahun depan baru kita akan buat rapi embungnya, dengan turap, pagar dan buat jogging track. Sehingga warga dapat berolahraga dan berwisata di sini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PHB Jelawe Dikeruk Manual

Saluran Penghubung Jelawe Dikeruk

Senin, 05 Juni 2017 2620

 Pengerukan Embung Aselih Dimulai

Pengerukan Embung Aselih Dimulai

Selasa, 30 Mei 2017 2236

BERITA POPULER
Sekolah swasta gratis doc

103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

Jumat, 24 April 2026 17693

Sekolah Sint Joseph jati

Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

Minggu, 26 April 2026 890

Cuaca hujan 10022026 doc

Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

Minggu, 26 April 2026 815

70 Peserta Ikuti Sosialisasi Pilah Sampah di Kelurahan Kayu Manis

70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

Sabtu, 25 April 2026 935

HUT TMII ke 51, Disparekraf DKI Suguhkan Kado Istimewa Lumina Jakarta

HUT ke-51 TMII, Disparekraf DKI Suguhkan Lumina Jakarta

Sabtu, 25 April 2026 743

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks