Pagar Taman di Jl Raya Bogor Dirusak PKL

Minggu, 10 Agustus 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 6960

Pagar Taman di Jl Raya Bogor Dirusak PKL

(Foto: doc)

Upaya pihak Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur untuk memasang pagar jalur di sepanjang Jl Raya Bogor, kandas. Bagaimana tidak, pagar yang sudah dipasang sepanjang sekitar 150 meter itu kini rusak oleh para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di taman dan jalur yang ada di kawasan Jl Raya Bogor itu. Terutama dari traffic light keong hingga depan KFC Gongseng.

Kami terpaksa memasang kembali pagar yang rusak dan hilang itu, agar PKL tidak berjualan di jalur dan taman di sepanjang Jl Raya Bogor.

Pagar yang terbuat dari kawat berduri itu dipasang pihak kecamatan pada bulan Juni lalu. Namun seluruhnya hilang lantaran dirusak PKL. Puing bekas pagar kawat berduri pun sudah tidak ada lagi di lokasi dan diduga diambil pemulung. Sebagai konsekuensinya, pihak kecamatan pun kembali memasang kawat berduri itu.

Camat Ciracas, Romi Sidharta mengatakan, pagar rusak akibat ulah para PKL yang ingin berjualan di sepanjang jalur dan taman di pinggir Jl Raya Bogor. Diakui Romi, kawasan tersebut sangat strategis untuk PKL berdagang karena dilintasi banyak kendaraan selama 24 jam.

“Kami terpaksa memasang kembali pagar yang rusak dan hilang itu, agar PKL tidak berjualan di jalur dan taman di sepanjang Jl Raya Bogor. Karena kalau dibiarkan maka jalur dan taman ini akan rusak, lingkungan juga menjadi kumuh karena mereka membuang sampah sembarang di bantaran Kali Baru,” ujar Romi, Minggu (10/8).

Pihaknya, kata Romi, berharap Sudin Pertamanan Jakarta Timur segera mengatasi hal tersebut. Sebab taman dan jalur yang ada di sepanjang Jl Raya Bogor banyak yang tidak dipagar, kalaupun ada pagarnya sudah rusak. Pihaknya tidak dapat memagari secara permanen karena minimnya anggaran. Sehingga pagar yang dipasang pun hanya berupa kawat berduri. Prinsipnya, agar PKL tidak menempati taman dan jalur yang ada di kawasan tersebut.

Kini, pihaknya harus memasang pagar kawat berduri itu lagi dengan panjang sekitar 150 meter. Walaupun demikian, jika sudah terpasang belum bisa menutupi areal taman dan jalur. Sebab, masih ada sekitar 500 meter lagi lahan yang harus dipagar, agar tidak disalahgunakan oleh para PKL maupun warga lainnya.

Selanjutnya, tambah Romi, pihaknya meminta agar PKL tidak lagi menggelar lapak di sepanjang Jl Raya Bogor. Selain mengganggu ketertiban umum juga menyebabkan banyak taman rusak.

BERITA TERKAIT
Makam TPU Kapuk Teko Kembali Tertutup Eceng Gondok

Ribuan Makam di TPU Kapuk Teko Kembali Terendam

Sabtu, 09 Agustus 2014 4694

 Kabel instalasi pengairan taman vertikal dicuri orang. Kita baru tahu minggu ini,

Instalasi Pengairan Dicuri, Taman Vertikal Mengering

Sabtu, 09 Agustus 2014 4424

penertiban pkl monas

Jadi Penampungan PKL Liar, IRTI Monas Akan Dikosongkan

Jumat, 08 Agustus 2014 5245

Jakarta Utara akan  dijadikan tempat prosesi pembukaan dan penutupan perhelatan Asian Games 2018 men

Stadion BMW Jadi Tempat Pembukaan Asian Games 2018

Jumat, 08 Agustus 2014 28351

taman dok beritajakarta

20 Taman di Jaktim Rusak

Rabu, 06 Agustus 2014 6757

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1913

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks