Pagar Taman di Jl Raya Bogor Dirusak PKL

Minggu, 10 Agustus 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 6742

Pagar Taman di Jl Raya Bogor Dirusak PKL

(Foto: doc)

Upaya pihak Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur untuk memasang pagar jalur di sepanjang Jl Raya Bogor, kandas. Bagaimana tidak, pagar yang sudah dipasang sepanjang sekitar 150 meter itu kini rusak oleh para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di taman dan jalur yang ada di kawasan Jl Raya Bogor itu. Terutama dari traffic light keong hingga depan KFC Gongseng.

Kami terpaksa memasang kembali pagar yang rusak dan hilang itu, agar PKL tidak berjualan di jalur dan taman di sepanjang Jl Raya Bogor.

Pagar yang terbuat dari kawat berduri itu dipasang pihak kecamatan pada bulan Juni lalu. Namun seluruhnya hilang lantaran dirusak PKL. Puing bekas pagar kawat berduri pun sudah tidak ada lagi di lokasi dan diduga diambil pemulung. Sebagai konsekuensinya, pihak kecamatan pun kembali memasang kawat berduri itu.

Camat Ciracas, Romi Sidharta mengatakan, pagar rusak akibat ulah para PKL yang ingin berjualan di sepanjang jalur dan taman di pinggir Jl Raya Bogor. Diakui Romi, kawasan tersebut sangat strategis untuk PKL berdagang karena dilintasi banyak kendaraan selama 24 jam.

“Kami terpaksa memasang kembali pagar yang rusak dan hilang itu, agar PKL tidak berjualan di jalur dan taman di sepanjang Jl Raya Bogor. Karena kalau dibiarkan maka jalur dan taman ini akan rusak, lingkungan juga menjadi kumuh karena mereka membuang sampah sembarang di bantaran Kali Baru,” ujar Romi, Minggu (10/8).

Pihaknya, kata Romi, berharap Sudin Pertamanan Jakarta Timur segera mengatasi hal tersebut. Sebab taman dan jalur yang ada di sepanjang Jl Raya Bogor banyak yang tidak dipagar, kalaupun ada pagarnya sudah rusak. Pihaknya tidak dapat memagari secara permanen karena minimnya anggaran. Sehingga pagar yang dipasang pun hanya berupa kawat berduri. Prinsipnya, agar PKL tidak menempati taman dan jalur yang ada di kawasan tersebut.

Kini, pihaknya harus memasang pagar kawat berduri itu lagi dengan panjang sekitar 150 meter. Walaupun demikian, jika sudah terpasang belum bisa menutupi areal taman dan jalur. Sebab, masih ada sekitar 500 meter lagi lahan yang harus dipagar, agar tidak disalahgunakan oleh para PKL maupun warga lainnya.

Selanjutnya, tambah Romi, pihaknya meminta agar PKL tidak lagi menggelar lapak di sepanjang Jl Raya Bogor. Selain mengganggu ketertiban umum juga menyebabkan banyak taman rusak.

BERITA TERKAIT
Makam TPU Kapuk Teko Kembali Tertutup Eceng Gondok

Ribuan Makam di TPU Kapuk Teko Kembali Terendam

Sabtu, 09 Agustus 2014 4509

 Kabel instalasi pengairan taman vertikal dicuri orang. Kita baru tahu minggu ini,

Instalasi Pengairan Dicuri, Taman Vertikal Mengering

Sabtu, 09 Agustus 2014 4235

penertiban pkl monas

Jadi Penampungan PKL Liar, IRTI Monas Akan Dikosongkan

Jumat, 08 Agustus 2014 4954

Jakarta Utara akan  dijadikan tempat prosesi pembukaan dan penutupan perhelatan Asian Games 2018 men

Stadion BMW Jadi Tempat Pembukaan Asian Games 2018

Jumat, 08 Agustus 2014 28036

taman dok beritajakarta

20 Taman di Jaktim Rusak

Rabu, 06 Agustus 2014 6434

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9229

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3195

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3618

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1911

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1481

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks