Siswa Dilarang Buat Geng Sekolah

Senin, 18 Juli 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Nani Suherni 3905

Pelajar Pembullying Dikenakan Sanksi Tidak Naik Kelas dan Dipindah

(Foto: Yopie Oscar)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berharap, pengawasan pembentukan geng (kelompok) yang eksklusif di sekolah harus diperketat.

Jangan bentuk geng yang melibatkan siswa maupun alumni. Jangan bikin kelompok ekslusif yang saling menjelekan

Pasalnya, pembentukan geng ini akan memicu adanya aksi bullying.

"‎Saya juga pesan jangan bentuk geng yang melibatkan siswa maupun alumni. Jangan bikin kelompok ekslusif yang saling menjelekan," ungkap Djarot, Senin (18/7).

Baik orang tua dan pihak sekolah harus mendeteksi pergaulan anaknya. Namun, jika kasus bullying masih terjadi, Djarot tidak segan untuk memberikan sanksi pemindahan sekolah untuk pelakunya.

"Aturannya, tidak dinaikan dan harus pindah sekolah. Sama seperti kasus bullying yang terjadi beberap waktu lalu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Djarot: Jangan Ada Lagi Tawuran, Bullying

Djarot: Jangan Ada Lagi Tawuran, Bullying!

Senin, 18 Juli 2016 3373

Djarot: Orangtua Jangan Bikin Geng

Djarot: Orangtua Jangan Bikin Geng

Senin, 06 Juni 2016 3704

Disdik Sosialisasiakan Perubahan Mekanisme Pencairan KJP

Disdik Sosialisasikan Perubahan Pencairan KJP

Kamis, 21 Mei 2015 5606

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 890

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 822

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 508

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1195

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1149

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks