Proyek Galian Bikin Rusak Jalan di Jakpus

Kamis, 19 Juni 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Dunih 6009

Kerusakan meliputin tutup menhole rusak sehingga timbul lubang-lubang besar yang sangat banyak disek

(Foto: doc)

Sejumlah proyek galian air dan fiber optik milik perusahaan besar membuat beberapa titik jalan di Jakarta Pusat mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat warga mengeluh, karena membahayakan pengguna jalan terutama di malam hari.

Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main

Kerusakan tersebut terlihat di Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kesehatan dan Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat. Beberapa tutup manhole juga terlihat rusak sehingga menimbulkan lubang besar di sekitar lokasi galian tersebut.

Terkait hal itu, Kasie Pemeliharaan Jalan Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Pusat, Agustio Ruhuseto mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkirim surat kepada perusahaan terkait kerusakan jalan tersebut. Ia berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi, terlebih belakangan juga sering terjadi hujan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan ada empat macam perusahaan yang kami beri surat peringatan, karena pekerjaaan galian jaringan yang sering membuat jalan rusak yaitu, gas dari PGN, listrik PLN, air dan telekomunikasi. Nah, telekomunikasi ini yang paling banyak, karena pekerjaan FO (fiber optik) itu banyak sekali,” jelasnya, Kamis (19/6).

Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Jaringan Utilitas Suku Dinas PU Jalan Jakarta Pusat, M Nofiansyah menambahkan, dari ratusan surat peringatan terhadap perusahaan-perusahaan jaringan utilitas itu, ada juga yang tidak ditanggapi perusahaan sama sekali.

"Yang kooperatif ada juga seperti PGN. Sayangnya kita dari PU Jalan cuma bisa kirim surat teguran, kalau tidak direspons? Masa kita harus tunggu ada korban, baru jalannya dibenerin. Mau tidak mau akhirnya kami yang perbaiki dulu,” ucapnya.

Ia berharap, meski pengerjaan jaringan kerap dilakukan oleh kontraktor, namun pihaknya minta perusahaan terkait tetap bertanggung jawab mengawasi pekerjaan hingga tuntas tanpa meninggalkan bekas galian yang bisa mencelakai pengguna jalan.

“Kita paham kalau yang mengerjakan di lapangan itu kontraktor, tapi perusahaan-perusahaan besar ini seharusnya bisa mengontrol kontraktor supaya memperbaiki jalan yang sudah mereka lubangi. Harus ada pengawas, tidak hanya sebatas awasi jaringan mereka, tapi juga mengawasi perbaikan-perbaikan yang terkait dengan jalan. Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jalan Rusak

Rusak Parah, Jl Kapuk Raya Bahayakan Pengendara

Rabu, 11 Juni 2014 4635

kulit_kabel_saluran_andry.jpg

Saluran Jl Medan Merdeka Timur Dipenuhi Kulit Kabel

Rabu, 26 Maret 2014 54514

Jalan Bojong Rusak Parah

Jalan Bojong Raya Mirip Kubangan Kerbau

Kamis, 15 Mei 2014 5006

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Selasa, 13 Mei 2014 5917

New_jalan_rusak_dok.jpg

Sejumlah Jalan di Jaktim Rusak Parah

Senin, 21 April 2014 4551

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7043

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4675

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2198

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2209

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1760

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks