Proyek Galian Bikin Rusak Jalan di Jakpus

Kamis, 19 Juni 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Dunih 5546

Kerusakan meliputin tutup menhole rusak sehingga timbul lubang-lubang besar yang sangat banyak disek

(Foto: doc)

Sejumlah proyek galian air dan fiber optik milik perusahaan besar membuat beberapa titik jalan di Jakarta Pusat mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat warga mengeluh, karena membahayakan pengguna jalan terutama di malam hari.

Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main

Kerusakan tersebut terlihat di Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kesehatan dan Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat. Beberapa tutup manhole juga terlihat rusak sehingga menimbulkan lubang besar di sekitar lokasi galian tersebut.

Terkait hal itu, Kasie Pemeliharaan Jalan Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Pusat, Agustio Ruhuseto mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkirim surat kepada perusahaan terkait kerusakan jalan tersebut. Ia berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi, terlebih belakangan juga sering terjadi hujan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan ada empat macam perusahaan yang kami beri surat peringatan, karena pekerjaaan galian jaringan yang sering membuat jalan rusak yaitu, gas dari PGN, listrik PLN, air dan telekomunikasi. Nah, telekomunikasi ini yang paling banyak, karena pekerjaan FO (fiber optik) itu banyak sekali,” jelasnya, Kamis (19/6).

Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Jaringan Utilitas Suku Dinas PU Jalan Jakarta Pusat, M Nofiansyah menambahkan, dari ratusan surat peringatan terhadap perusahaan-perusahaan jaringan utilitas itu, ada juga yang tidak ditanggapi perusahaan sama sekali.

"Yang kooperatif ada juga seperti PGN. Sayangnya kita dari PU Jalan cuma bisa kirim surat teguran, kalau tidak direspons? Masa kita harus tunggu ada korban, baru jalannya dibenerin. Mau tidak mau akhirnya kami yang perbaiki dulu,” ucapnya.

Ia berharap, meski pengerjaan jaringan kerap dilakukan oleh kontraktor, namun pihaknya minta perusahaan terkait tetap bertanggung jawab mengawasi pekerjaan hingga tuntas tanpa meninggalkan bekas galian yang bisa mencelakai pengguna jalan.

“Kita paham kalau yang mengerjakan di lapangan itu kontraktor, tapi perusahaan-perusahaan besar ini seharusnya bisa mengontrol kontraktor supaya memperbaiki jalan yang sudah mereka lubangi. Harus ada pengawas, tidak hanya sebatas awasi jaringan mereka, tapi juga mengawasi perbaikan-perbaikan yang terkait dengan jalan. Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jalan Rusak

Rusak Parah, Jl Kapuk Raya Bahayakan Pengendara

Rabu, 11 Juni 2014 4297

kulit_kabel_saluran_andry.jpg

Saluran Jl Medan Merdeka Timur Dipenuhi Kulit Kabel

Rabu, 26 Maret 2014 54191

Jalan Bojong Rusak Parah

Jalan Bojong Raya Mirip Kubangan Kerbau

Kamis, 15 Mei 2014 4491

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Selasa, 13 Mei 2014 5570

New_jalan_rusak_dok.jpg

Sejumlah Jalan di Jaktim Rusak Parah

Senin, 21 April 2014 4217

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3416

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks