Proyek Galian Bikin Rusak Jalan di Jakpus

Kamis, 19 Juni 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Dunih 5851

Kerusakan meliputin tutup menhole rusak sehingga timbul lubang-lubang besar yang sangat banyak disek

(Foto: doc)

Sejumlah proyek galian air dan fiber optik milik perusahaan besar membuat beberapa titik jalan di Jakarta Pusat mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat warga mengeluh, karena membahayakan pengguna jalan terutama di malam hari.

Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main

Kerusakan tersebut terlihat di Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kesehatan dan Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat. Beberapa tutup manhole juga terlihat rusak sehingga menimbulkan lubang besar di sekitar lokasi galian tersebut.

Terkait hal itu, Kasie Pemeliharaan Jalan Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Pusat, Agustio Ruhuseto mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkirim surat kepada perusahaan terkait kerusakan jalan tersebut. Ia berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi, terlebih belakangan juga sering terjadi hujan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan ada empat macam perusahaan yang kami beri surat peringatan, karena pekerjaaan galian jaringan yang sering membuat jalan rusak yaitu, gas dari PGN, listrik PLN, air dan telekomunikasi. Nah, telekomunikasi ini yang paling banyak, karena pekerjaan FO (fiber optik) itu banyak sekali,” jelasnya, Kamis (19/6).

Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Jaringan Utilitas Suku Dinas PU Jalan Jakarta Pusat, M Nofiansyah menambahkan, dari ratusan surat peringatan terhadap perusahaan-perusahaan jaringan utilitas itu, ada juga yang tidak ditanggapi perusahaan sama sekali.

"Yang kooperatif ada juga seperti PGN. Sayangnya kita dari PU Jalan cuma bisa kirim surat teguran, kalau tidak direspons? Masa kita harus tunggu ada korban, baru jalannya dibenerin. Mau tidak mau akhirnya kami yang perbaiki dulu,” ucapnya.

Ia berharap, meski pengerjaan jaringan kerap dilakukan oleh kontraktor, namun pihaknya minta perusahaan terkait tetap bertanggung jawab mengawasi pekerjaan hingga tuntas tanpa meninggalkan bekas galian yang bisa mencelakai pengguna jalan.

“Kita paham kalau yang mengerjakan di lapangan itu kontraktor, tapi perusahaan-perusahaan besar ini seharusnya bisa mengontrol kontraktor supaya memperbaiki jalan yang sudah mereka lubangi. Harus ada pengawas, tidak hanya sebatas awasi jaringan mereka, tapi juga mengawasi perbaikan-perbaikan yang terkait dengan jalan. Kerusakan yang ditimbulkan harus dipertanggungjawabkan. Ini bahaya enggak bisa main-main,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jalan Rusak

Rusak Parah, Jl Kapuk Raya Bahayakan Pengendara

Rabu, 11 Juni 2014 4512

kulit_kabel_saluran_andry.jpg

Saluran Jl Medan Merdeka Timur Dipenuhi Kulit Kabel

Rabu, 26 Maret 2014 54399

Jalan Bojong Rusak Parah

Jalan Bojong Raya Mirip Kubangan Kerbau

Kamis, 15 Mei 2014 4823

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Truk Pengangkut Besi Terperosok di Jl Rawa Domba

Selasa, 13 Mei 2014 5773

New_jalan_rusak_dok.jpg

Sejumlah Jalan di Jaktim Rusak Parah

Senin, 21 April 2014 4418

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9229

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3195

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3618

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1911

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1481

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks