Banjir yang beberapa waktu lalu sempat menggenangi Jl Medan Merdeka Timur ternyata salah satunya disebabkan oleh banyaknya kulit kabel yang menyumbat crossing saluran air di wilayah tersebut. Kulit kabel tembaga hasil curian itu selama ini mengganggu aliran air menuju saluran Jl Pejambon hingga mengakibatkan kawasan di seputaran Stasiun Gambir menjadi tergenang.
Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Pusat, Herning Wahyuningsih menuturkan, tumpukan kulit kabel galian berbahan tembaga ini ditemukan saat pihaknya melakukan pengecekan crossing saluran di Jl Medan Merdeka Timur, Selasa (25/03) kemarin. "Kulit kabel itu ditemukan tidak sengaja pada waktu kita cek saluran," ujarnya kepada beritajakarta.com, Rabu (26/03).
Herning memastikan, kulit kabel tembaga ini merupakan hasil curian yang dibuang pelaku ke crossing saluran di lokasi. Imbasnya, aliran air menuju saluran Jl Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat menjadi tak berfungsi hingga meluap ke jalan. "Itu kulit kabel tembaga sisa curian yang dibuang ke saluran di Jl Medan Merdeka Timur sisi barat," katanya.
Dikatakan Herning, tumpukan kulit kabel tembaga milik proyek galian itu tidak sempat ditimbang, sehingga belum diketahui beratnya. Keberadaan kulit kabel tersebut juga tak bisa diketahui sudah berapa lama mengendap di saluran. "Kalau soal beratnya saya tidak tahu, karena tidak ditimbang. Masalah kulit kabel sudah berapa lama di saluran kita juga kurang tahu," ucapnya.
Ditambahkan Herning, pihaknya tidak mengetahui kulit kabel tembaga hasil curian yang dibuang ke saluran itu milik siapa. Namun pihaknya mempertanyakan mengapa sisa kabel itu diendapkan ke saluran. "Kabelnya tidak tahu punya siapa, kalau kita tidak merasa kehilangan. Masalahnya kenapa sisanya dibuang di dalam saluran," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9239
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3208
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3629
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1924
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman