Angkot dan Ojek Bikin Semrawut Tanah Abang

Rabu, 18 Juni 2014 Reporter: Andry Editor: Dunih 6189

Angkot dan Pengojek Stasiun Tanah Abang Luput dari Penindakan

(Foto: Andry)

Operasi terpadu yang digencarkan petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) dan Polres Jakarta Pusat di kawasan pasar dan Stasiun Tanah Abang, tidak membuat sopir angkutan kota (angkot) 08 jurusan Tanah Abang-Kota, dan pengojek pergi dari kawasan tersebut. Keberadaan mereka yang semakin hari semakin banyak membuat pintu masuk Stasiun Tanah Abang, tepatnya di ruas Jalan Jati Baru terlihat semrawut. Bahkan, separuh badan jalan di pintu keluar stasiun pun kini telah penuh dengan keberadaan angkutan rakyat tersebut.

Para pengojek di pintu keluar stasiun, sudah pernah kita cabut pentil. Kita tidak bisa kenakan sanksi tilang karena itu kewenangan polisi

Akibat keberadaan mereka, arus lalulintas di depan pintu masuk dan pintu keluar Stasiun Tanah Abang macet total. Ironisnya, para personel Sudinhub Jakarta Pusat yang bertugas di lapangan seolah tak berani melakukan penindakan.

Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat, Syamsuddin mengaku, sopir angkot 08 yang memarkirkan kendaraan di depan Stasiun Tanah Abang telah diberikan sanksi tilang. Sementara puluhan pengojek yang memenuhi bahu jalan dikenakan sanksi gembos ban.

"Para pengojek di pintu keluar stasiun, sudah pernah kita cabut pentil. Kita tidak bisa kenakan sanksi tilang karena itu kewenangan polisi," ujarnya, Rabu (18/6).

Menurutnya, operasi terpadu di kawasan Pasar Tanah Abang masih berjalan sampai 30 Juni mendatang. Karena itu, dalam penertiban berikutnya pihaknya akan menyisir kawasan Blok G, Blok A, Blok B hingga stasiun.

"Operasi terpadu masih berjalan sampai tanggal 30 Juni. Pengojek dan sopir angkot 08 di depan stasiun juga jadi sasaran kami, cuma begitu kita razia ke situ, mereka sepi, tapi begitu ditinggal datang lagi," ucapnya.

Syamsuddin membantah jika pihaknya dikatakan lemah mengawasi pengojek maupun sopir angkot di depan Stasiun Tanah Abang. Sebab, setiap harinya, tiga orang personelnya selalu ditugaskan mengawasi pengojek dan sopir angkot di kawasan itu secara bergantian. Pihaknya juga mengaku tidak takut menertibkan pengojek tersebut, meskipun rata-rata mereka adalah warga sekitar Tanah Abang.

"Di situ kita tempatkan tiga personel bergantian. Kalau dibilang kosong, mungkin mereka sedang istirahat makan. Kalau pengojek tertangkap tangan di situ, kita cabut pentil. Kalau tilang urusan polisi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jalan depan Stasiun Tanah Abang Jadi Pangkalan Supir Angkot dan Ojek

Bikin Macet, Angkot di Stasiun Tanah Abang Harus Ditertibkan

Sabtu, 07 Juni 2014 6096

Seragam Dijual, Sopir Angkot Terjaring Razia Gabungan

Seragam Dijual, Sopir Angkot Ditilang

Rabu, 18 Juni 2014 5568

razia simpatik beritajakarta

15 Angkutan Umum Ditilang di Pondok Pinang

Kamis, 22 Mei 2014 3459

metro mini dan motor lawan arus sebabkan kesemberawutan di bawah flyover pondok kopi

Lalu Lintas di Kolong Flyover Pondok Kopi Semrawut

Rabu, 11 Juni 2014 6145

preman ilustrasi

Pasar Tanah Abang Kembali Dikuasai Preman

Selasa, 27 Mei 2014 6289

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9216

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3180

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3607

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1469

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1895

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks