Angkutan Umum di Ibu Kota Akan Dikelola Satu Atap

Senin, 16 Juni 2014 Reporter: Folmer Editor: Dunih 4586

Basuki Tjahaja Purnama

(Foto: doc)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) diminta segera mengambil alih pengelolaan angkutan umum di ibu kota. Pengambilalihan pengelolaan dilakukan karena banyaknya kecelakaan angkutan umum. Dengan dikelola satu atap diharapkan tingkat disiplin awak angkutan umum menjadi lebih tinggi, sehingga kecelakaan bisa diminimalisir.

Saya bilang PT TransJakarta harus secepatnya mengambilalih. Jadi masih transisi sampai akhir tahun. Enggak bisa, harus berani, disiplin

"Saya bilang PT TransJakarta harus secepatnya mengambilalih. Jadi masih transisi sampai akhir tahun. Enggak bisa, harus berani, disiplin," kata Basuki Tjahaja Purnama, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/6).

Ia mengatakan, dengan bus Kopaja AC yang sudah terintegrasi dengan busway dan bertarif Rp 6.000 bisa mengalami kecelakaan di jalur khusus. Ini menurutnya, karena masalah mental awak bus yang suka keluar masuk jalur seenaknya. Karena itu, untuk memberi efek jera, Basuki juga telah mengintruksikan kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar agar mencabut izin trayek angkutan umum yang melanggar aturan tersbut.

"Seharusnya mereka yang melanggar seperti itu, cabut izin trayek. Tapi masalahnya, bus tidak cukup,” tegasnya.

Basuki menilai tabrakan beruntun di halte Monas, Senin pagi, tidak semata-mata disebabkan kelalaian pramudi bus gandeng Transjakarta. Sebab, kondisi fisik bus Transjakarta hampir 50 persen, khususnya bus tunggal, sudah tidak layak beroperasi,

“Kendaraan kita 50 persen harus segera diremajakan, karena sebagian besar sudah berumur sembilan tahun. Tapi nggak bisa cepat. Nah sekarang saya dorong, sudah yang cepat saja, pakai swasta saja biar cepat,” tuturnya.

Basuki juga meminta PT Transjakarta juga melakukan pelatihan guna meningkatkan kualitas pramudi bus. Namun selama ini belum bergerak, sehingga ia meminta salah satu produsen bus, Scania untuk melakukan pelatihan tersebut.

Sekadar diketahui kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yakni 2 bus Gandeng Transjakarta bernopol B 7562 TG dan B 7501 TAG dengan 2 Kopaja AC 602 bernopol B 7611 DG serta B 7700 YEA. Akibat kecelakaan tersebut, lima orang penumpang Kopaja AC mengalami luka-luka hingga harus dibawa ke RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat.

BERITA TERKAIT
kadishub M.Akbar Istimewa

Kecelakaan, Sopir Bus Transjakarta Terancam Dipecat

Senin, 16 Juni 2014 6352

Armada Transjakarta

Imbas PRJ Monas, Transjakarta Koridor II Dialihkan

Kamis, 12 Juni 2014 6177

 Ke-28 bus sumbangan itu dioperasikan untuk melayani tiga koridor, yakni  koridor IV (Pulogadung-Duk

28 Bus Sumbangan Langsung Dioperasikan di 3 Koridor

Senin, 09 Juni 2014 6215

Sejak beroperasi 19 Mei lalu, rute yang dilayani lima unit bus single itu hanya mampu mengangkut pen

Transjakarta Pulogadung-Harapan Indah Sepi Penumpang

Rabu, 11 Juni 2014 17166

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1204

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 967

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 514

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 410

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks