Jokowi : Kerjasama Antar Daerah Efektif Cegah Barang Impor

Rabu, 21 Mei 2014 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Widodo Bogiarto 4634

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan, keberadaan Sekda memang sangat dibutuhkan.

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menegaskan, kerjasama yang intensif antar daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota sangat efektif untuk menangkal barang-barang impor masuk ke Indonesia. Karena dengan komunikasi yang rutin, antar kepala daerah bisa memberi tahu kelebihan atau kekurangan dari wilayahnya.

Contohnya, Sulawesi Selatan yang surplus beras 2,6 juta ton, sedangkan di Jakarta minus. Untuk itu saya langsung melakukan kerjasama dan hari itu juga beras dikirim ke Jakarta, ketakutan saya, jika tidak segera dipasok, maka akan diisi beras impor

"Contohnya, Sulawesi Selatan yang surplus beras 2,6 juta ton, sedangkan di Jakarta minus.  Untuk itu saya langsung melakukan kerjasama dan hari itu juga beras dikirim ke Jakarta, ketakutan saya, jika tidak segera dipasok, maka akan diisi beras impor," kata Jokowi di sela acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2014 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Jokowi menambahkan, kerjasama antar daerah itu juga dapat membantu pembangunan infrastruktur, seperti transportasi laut. Menurutnya, transportasi harus terkoneksi antara pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Sehingga tidak terjadi perbedaan harga barang yang sangat mencolok di pulau Jawa dengan yang ada di Papua.

"Harusnya setiap hari ada kapal besar yang lewat (Pelabuhan) Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak hingga ke Sorong. Jika seperti itu, saya yakin harga semen di Jawa dan di Papua sama yakni Rp 50 ribu," tandas Jokowi.

Dalam  acara Rakornas V TPID 2014 tersebut juga diumumkan provinsi peraih Penghargaan TPID. Sayangnya,  DKI Jakarta  tidak masuk ke dalam nominasi TPID terbaik 2013 kareba nilai inflasi yang terjadi di DKI Jakarta pada tahun itu masih tinggi, yakni 8 persen.

Provinsi yang mendapatkan penghargaan TPID tahun 2013 adalah Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Kalimantan Tengah. Bahkan, DKI Jakarta tidak masuk ke dalam nominasi TPID terbaik 2013 untuk provinsi di Pulau Jawa, bersaing dengan Jawa Barat, DIY, dan Jawa Timur.

BERITA TERKAIT
. Muhtar juga mendapatkan ratusan Kilo Gram (Kg) daging import di Pasar-pasar Tradisional di wilayah

Daging Sapi Impor Banjiri Pasar Tradisional Jakut

Selasa, 13 Mei 2014 6494

MoU jokowi dengan KADIN

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DKI Gandeng Kadin

Rabu, 14 Mei 2014 3660

hasil-kebun.jpg

Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 4547

jokowi ntt daging

NTT Bakal Pasok Daging ke Jakarta

Selasa, 29 April 2014 4960

jokowi_waduk_erna.jpg

MPPJ Apresiasi Langkah Jokowi Selesaikan Masalah Jakarta

Selasa, 25 Maret 2014 4000

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 802

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1163

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks