Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 Reporter: Dunih, Ari Cleofatra Fernandea Editor: Dunih 4691

hasil-kebun.jpg

(Foto: doc)

Pemprov Lampung yang diwakili Gubernur Sjachroedin ZP hari ini bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasana sektor agribisnis. Dalam perjanjian tersebut, Pemprov Lampung siap membantu ibu kota menyuplai 14 komoditi hasil pertanian dan perkebunan yang dibutuhkan warga DKI.

Gubernur Lampung Sjachroedin ZP berharap, agenda kerjasama di bidang agrikultural yang sebelumya telah dibicarakan dengan Pemprov DKI kali ini dapat direalisasikan. Menurutnya, daerah berpotensi seperti Lampung mempunyai kewajiban untuk menyokong kebutuhan ibu kota dalam hal perekonomian.

Kerjasama itu sendiri akan difokuskan untuk mendongkrak 14 komoditi aribisnis seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pertambangan dan usaha-usaha pembudidayaan atau pengadaan pangan lainnya. Sjachroedin menilai kerjasama antar daerah ini tidak hanya akan menguntungkan DKI saja, tapi menguntungkan kedua belah pihak.

"Tidak hanya DKI yang akan diuntungkan, Lampung pun akan mendapat untung. Dari Lampung misalnya akan dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak," ujarnya di Balaikota DKI, Jumat (14/3).

Menurutnya, pemprov DKI sendiri akan mendapatkan keuntungan lain di samping dari sektor pajak seperti, berkurangnya mobil-mobil besar pengangkut barang yang dapat memperpendek umur ekonomis aspal karena terminal masuk barang terletak di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, term of condition mengenai kerjasama tersebut disetujui Pemprov DKI dengan kondisi rumah pengolahan produksi harus berlokasi di Lampung. Ini dilakukan untuk mengurangi beban dari pengangkutan sampah produksi serta agar efektif waktu distribusi.

"Nantinya pelaksanaan olah produksi ditempatkan di sana agar mengurangi sampah di Jakarta. Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jakarta akan baik-baik saja. Pokoknya masuk ke Jakarta harus sudah dalam bentuk barang jadi dalam kemasan yang baik,” ucap Jokowi.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 962

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks