Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 Reporter: Dunih, Ari Cleofatra Fernandea Editor: Dunih 4639

hasil-kebun.jpg

(Foto: doc)

Pemprov Lampung yang diwakili Gubernur Sjachroedin ZP hari ini bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasana sektor agribisnis. Dalam perjanjian tersebut, Pemprov Lampung siap membantu ibu kota menyuplai 14 komoditi hasil pertanian dan perkebunan yang dibutuhkan warga DKI.

Gubernur Lampung Sjachroedin ZP berharap, agenda kerjasama di bidang agrikultural yang sebelumya telah dibicarakan dengan Pemprov DKI kali ini dapat direalisasikan. Menurutnya, daerah berpotensi seperti Lampung mempunyai kewajiban untuk menyokong kebutuhan ibu kota dalam hal perekonomian.

Kerjasama itu sendiri akan difokuskan untuk mendongkrak 14 komoditi aribisnis seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pertambangan dan usaha-usaha pembudidayaan atau pengadaan pangan lainnya. Sjachroedin menilai kerjasama antar daerah ini tidak hanya akan menguntungkan DKI saja, tapi menguntungkan kedua belah pihak.

"Tidak hanya DKI yang akan diuntungkan, Lampung pun akan mendapat untung. Dari Lampung misalnya akan dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak," ujarnya di Balaikota DKI, Jumat (14/3).

Menurutnya, pemprov DKI sendiri akan mendapatkan keuntungan lain di samping dari sektor pajak seperti, berkurangnya mobil-mobil besar pengangkut barang yang dapat memperpendek umur ekonomis aspal karena terminal masuk barang terletak di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, term of condition mengenai kerjasama tersebut disetujui Pemprov DKI dengan kondisi rumah pengolahan produksi harus berlokasi di Lampung. Ini dilakukan untuk mengurangi beban dari pengangkutan sampah produksi serta agar efektif waktu distribusi.

"Nantinya pelaksanaan olah produksi ditempatkan di sana agar mengurangi sampah di Jakarta. Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jakarta akan baik-baik saja. Pokoknya masuk ke Jakarta harus sudah dalam bentuk barang jadi dalam kemasan yang baik,” ucap Jokowi.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9230

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3198

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3619

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1912

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1482

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks