Lampung Akan Suplai Hasil Kebun kepada DKI

Jumat, 14 Maret 2014 Reporter: Dunih, Ari Cleofatra Fernandea Editor: Dunih 4466

hasil-kebun.jpg

(Foto: doc)

Pemprov Lampung yang diwakili Gubernur Sjachroedin ZP hari ini bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasana sektor agribisnis. Dalam perjanjian tersebut, Pemprov Lampung siap membantu ibu kota menyuplai 14 komoditi hasil pertanian dan perkebunan yang dibutuhkan warga DKI.

Gubernur Lampung Sjachroedin ZP berharap, agenda kerjasama di bidang agrikultural yang sebelumya telah dibicarakan dengan Pemprov DKI kali ini dapat direalisasikan. Menurutnya, daerah berpotensi seperti Lampung mempunyai kewajiban untuk menyokong kebutuhan ibu kota dalam hal perekonomian.

Kerjasama itu sendiri akan difokuskan untuk mendongkrak 14 komoditi aribisnis seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pertambangan dan usaha-usaha pembudidayaan atau pengadaan pangan lainnya. Sjachroedin menilai kerjasama antar daerah ini tidak hanya akan menguntungkan DKI saja, tapi menguntungkan kedua belah pihak.

"Tidak hanya DKI yang akan diuntungkan, Lampung pun akan mendapat untung. Dari Lampung misalnya akan dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak," ujarnya di Balaikota DKI, Jumat (14/3).

Menurutnya, pemprov DKI sendiri akan mendapatkan keuntungan lain di samping dari sektor pajak seperti, berkurangnya mobil-mobil besar pengangkut barang yang dapat memperpendek umur ekonomis aspal karena terminal masuk barang terletak di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, term of condition mengenai kerjasama tersebut disetujui Pemprov DKI dengan kondisi rumah pengolahan produksi harus berlokasi di Lampung. Ini dilakukan untuk mengurangi beban dari pengangkutan sampah produksi serta agar efektif waktu distribusi.

"Nantinya pelaksanaan olah produksi ditempatkan di sana agar mengurangi sampah di Jakarta. Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jakarta akan baik-baik saja. Pokoknya masuk ke Jakarta harus sudah dalam bentuk barang jadi dalam kemasan yang baik,” ucap Jokowi.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2225

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 733

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 635

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1397

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1012

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks