150 Tenaga Kerja di Jakbar Di-PHK

Rabu, 16 Desember 2015 Reporter: Septradi Setiawan Editor: Lopi Kasim 5375

150 Tenaga Kerja di Jakbar di PHK

(Foto: Ilustrasi)

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Barat, Suhari mengatakan, setiap tahun sebanyak 150 karyawan dari berbagai profesi di Jakarta Barat mengadukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaannya masing-masing.

Kami punya tim mediator sebanyak delapan orang, jadi merekalah yang memediasi perselisihan antara pekerja dan perusahaan

"Iya, setiap tahun ada kurang lebih 150 yang di-PHK, kasusnya macam-macam, ada yang kerjanya tidak beres, ada yang merusak nama baik perusahaan, ada juga yang keuangan perusahaan kolaps,” katanya, Rabu (16/12).

Menurut Suhari, pihaknya akan menindaklanjuti laporan pengaduan PHK tersebut setelah adanya kajian dari tim mediator.

"Kami punya tim mediator sebanyak delapan orang, jadi merekalah yang memediasi perselisihan antara pekerja dan perusahaan, dalam hal ini kita harus netral ya, membela yang menjadi korban," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Siap Fasilitasi Korban PHK

DKI Siap Fasilitasi Korban PHK

Kamis, 08 Oktober 2015 5153

706 Pekerja di Jakut Terancam PHK

706 Pekerja di Jakut Terancam PHK

Senin, 28 September 2015 4899

 257 Pekerja PT Mastel Steel Akhirnya Dapat Pesangon

Nakertrans Jaktim Selesaikan Sengketa Pesangon

Jumat, 10 Juli 2015 5250

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5707

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1566

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1483

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1437

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 455

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks