Basuki Sayangkan Ada Usulan Prioritas Belum Masuk RKPD

Senin, 23 November 2015 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 6366

Basuki Sayangkan Masih Ada Usulan Prioritas Belum Masuk di RKPD

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyayangkan adanya satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum memasukkan usulan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Jadi, berpikirnya jangan salah. Kan money follow function. Duit urusan kedua, kami yang cari

Sebab, usulan yang seharusnya bisa direalisasikan pada 2016 terpaksa harus tertunda dan baru bisa diusulkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun depan.

‎Salah satunya, usulan pengadaan dokter spesialis dan ruang operasi untuk warga Kepulauan Seribu yang tidak bisa dimasukkan dalam Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 karena tidak disusun di RKPD.

‎"‎Bapak ibu masih nggak ngerti juga. Apapun yang bapak ibu ingin lakukan ya susun di dalam rencana kerja. Susun saja, soal duit urusan kedua. Kami yang cari. Kalau begini kan jadinya mentok," kata Basuki saat menyisir usulan Dinas Kesehatan dalam KUA-PPAS 2016 dalam ruang rapat pimpinan (rapim), Balai Kota, Minggu (22/11) kemarin malam.

‎Menurut Basuki, usulan pengadaan dokter medis dan ruang operasi yang belum dimasukkan Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Kepulauan Seribu dalam RKPD dengan format e-planning itu seharusnya dapat dimasukkan dalam KUA-PPAS 2016.

"Kalau untuk dokter spesialis dan ruang operasi di Kepulauan Seribu saya kasih. Kalau perlu dibangun rumah buat dokter spesialis di sana. Cuma usulan itu harus dituangkan di RKPD. Karena saya nggak ngerti dan nggak tahu bapak ibu mau beli apa," ujarnya.

‎Dikatakan Basuki, dirinya akan menyetujui usulan program‎ dan kegiatan yang bersifat pelayanan masyarakat. Termasuk pembelian mesin pengolahan air bersih atau Reverse Osmosis (RO) ‎di rumah sakit maupun puskesmas di Kepulauan Seribu.

‎"Tulis dong kemarin di rencana kerja. Yang ngetik ini semua Anda. Begitu Anda nggak masukkan, ya nggak bisa. Tolong buat semua puskemas kalau punya ide apapun silakan tuangkan di RKPD. Saya sudah kasih bantu bapak ibu," pintanya.

Basuki mengingatkan, pola berpikir SKPD harus money follow function. Di mana pengalokasian anggaran berdasarkan pada fungsi masing‎-masing kegiatan. Karena itu SKPD diminta jangan ragu untuk mengusulkan kegiatan dan program karena khawatir tidak ada anggaran.

‎"Jadi, berpikirnya jangan salah. Kan money follow function. Duit urusan kedua, kami yang cari. Kita bahkan mau sewa helikopter untuk evakuasi pasien dari Pulau Seribu yang gawat darurat ke Rumah Sakit Koja," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Basuki Penuhi Panggilan BPK

Basuki Penuhi Panggilan BPK

Senin, 23 November 2015 11399

Basuki Naikkan TKD Kepala Puskesmas

Basuki Setuju Usulan KUA-PPAS Dinkes

Minggu, 22 November 2015 3842

Basuki Coret Anggaran Tumpang Tindih di Komisi Aids

Basuki Coret Anggaran Tumpang Tindih di Komisi AIDS

Minggu, 22 November 2015 4118

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2361

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2402

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1721

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 992

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1778

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks